Andre Rosiade Dorong Pemerintah Gelar Vaksinasi 1 Juta Orang/Hari

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 10:04 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan agar GeNose C19 dapat dijadikan alat tes COVID-19 di bandara.
Foto: Istimewa
Jakarta -

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong pemerintah menggelar vaksinasi COVID-19 satu juta dosis per hari pada Mei 2021. Pasalnya, dengan lebih banyak melakukan vaksinasi, pandemi atau wabah akan bisa terkendali dengan baik.

"Kami yakin pemerintah sudah bisa melakukan vaksinasi 1 juta sehari. Apalagi Dirut Biofarma sudah menyebut, mulai April, Biofarma sudah bisa memproduksi vaksin 25 juta dosis per bulan. Ditambah dengan stok vaksin Sinopharm dan Astrazeneca yang kami rasa cukup untuk rakyat Indonesia," ujar Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini dalam keterangan tertulis, Rabu (24/3/2021).

Dalam kesempatan ini Andre juga mengapresiasi sinergi antara Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Sinergi keduanya serta jajaran di bawahnya memungkinkan proses vaksinasi dilakukan dengan cepat.

"Sinergi antara Menteri BUMN dan Menteri Kesehatan perlu kita apresiasi," kata Andre.

Andre yakin dengan terus menggelar vaksinasi yang rutin dan massal, pemerintah telah mewujudkan langkah membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Agar perekonomian kembali membaik dan tumbuh setelah hancur setahun terakhir.

"Kalau ini bisa dilakukan, insyaallah herd immunity bisa terbentuk September atau Oktober 2021. Ekonomi akan bergerak, bangkit dari resesi ekonomi yang sudah melanda selama setahun terakhir," ungkapnya yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Andre berharap jutaan dosis vaksin COVID-19 ini bisa dianggap sebagai 'senjata' untuk memerangi COVID-19 agar pandemi yang berdampak ke segala lini itu bisa cepat teratasi. "Ini adalah langkah yang cepat, supaya COVID-19 cepat kita perangi, cepat selesai, ekonomi kita bisa pulih, ekonomi kita bisa bangkit kembali," tutur anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Selain itu, Andre juga meminta Pemerintah Kabupaten/Kota tetap menerapkan program 3M untuk masyarakat. Dan tetap melarang pelaksanaan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak atau kerumunan. "Semua harus bergerak mencegah perpindahan virus berbahaya ini," jelasnya.

Lebih lanjut, kepada rakyat Indonesia ia juga berpesan agar terus menjaga protokol kesehatan yang sering digaungkan. Karena, dengan kebersamaanlah kita bisa benar-benar terhindar dari wabah ini.

"Jangan lupa memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak," pungkasnya.

Simak juga 'Survei SMRC: 29% Responden Masih Enggan Divaksinasi COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)