Bawa Sepeda Nonlipat ke MRT? Perhatikan Marka-marka Ini

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 09:38 WIB
Marka sepeda nonlipat (Sachril Agustin/detikcom).
Marka sepeda nonlipat di Stasiun MRT Lebak Bulus (Sachril Agustin/detikcom)
Jakarta -

Sepeda nonlipat diizinkan masuk ke kereta MRT. Marka-marka di stasiun MRT untuk calon penumpang yang membawa sepeda nonlipat telah disediakan.

Pantauan detikcom, Rabu (24/3/2021) sekitar pukul 08.46 WIB, kondisi di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan (Jaksel), lengang. Tak tampak ada kepadatan saat calon penumpang akan masuk stasiun atau menumpang MRT ini.

Untuk naik kereta MRT, calon penumpang harus ke gerbong dengan menaiki tangga atau memakai lift. Sedangkan orang-orang yang membawa sepeda nonlipat dan ingin menggunakan MRT bisa menggunakan jalur sepeda di sebelah tangga.

Marka jalur sepeda ini ditandai dengan logo sepeda. Ketika sampai di gerbong atau setelah menaiki tangga, pesepeda diarahkan dengan marka-marka untuk menuju ke jalur khusus sepeda.

Ada marka untuk meletakkan sepeda nonlipat saat menunggu kereta MRT. Tempat pesepeda untuk menunggu dan masuk ke kereta MRT ini berada di ujung gerbong.

Semua orang yang akan memakai MRT berjalan kaki. Belum terlihat ada calon penumpang yang membawa sepeda nonlipat di Stasiun MRT Lebak Bulus.

Marka sepeda nonlipat (Sachril Agustin/detikcom).Marka sepeda nonlipat di Stasiun MRT Lebak Bulus (Sachril Agustin/detikcom)

Sebelumnya, sepeda nonlipat akan diizinkan masuk ke dalam kereta MRT. Kebijakan ini diterapkan mulai 24 Maret 2021.

Pada tahap awal implementasinya, hanya tiga stasiun MRT yang sudah dilengkapi dengan fasilitas jalur khusus sepeda di tangga stasiun.

"Kami ingin laporkan dulu progres persiapannya soft launching itu direncanakan di 24 Maret pada tiga stasiun: Stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Stasiun Bundaran HI," ungkap Direktur Utama MRT Jakarta William Sabandar dalam diskusi virtual, Rabu (17/3).

Alasan peluncuran fasilitas jalur khusus sepeda baru dipasang di tiga stasiun itu saja adalah lokasi ketiganya strategis. Stasiun Lebak Bulus Grab dan Bundaran HI sama-sama stasiun akhir, sedangkan Blok M BCA berada di tengah-tengah rangkaian seluruh stasiun MRT Jakarta.

"Jadi, kalau Anda mau 16 km ini bisa atau di tengah berhenti di Blok M, kalau rumah Anda mungkin ada di sekitar Kebayoran Baru atau Blok A misalnya ya cukup dari Bundaran HI sampai ke Blok M BCA," tuturnya.

Simak juga 'Penumpang MRT Terus Naik di Masa PSBB Transisi':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/gbr)