Round-Up

8 Fakta Anak Penggal Ayah di Lampung, Arak Kepala Keliling Kampung

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 04:17 WIB
Lampung Tengah -

Pria di Lampung Tengah, Kukuh (31), diduga memenggal kepala ayah kandungnya. Kukuh kemudian mengarak kepala ayahnya yang telah lepas dari badan keliling kampung.

Peristiwa mengerikan itu diduga terjadi di Kampung Sendangrejo, Sendangagung, Lampung Tengah, Lampung, Senin (22/3/2021). Sejumlah fakta terkait peristiwa sadis ini diungkap polisi.

Berikut 8 fakta Kukuh memenggal kepala ayahnya di Lampung:

1. Ngaku Dapat Bisikan Gaib Bakal Disantet Ayah

Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Sunggoro mengatakan Kukuh mengaku hendak melindungi diri dari sang ayah. Kukuh disebut mengaku ada bisikan gaib yang dia dapat dan menyatakan ayahnya hendak mengirimkan santet kepadanya.

"Intinya dia mengaku mendapat semacam kaya bisikan atau apa, katanya bapaknya mau nyantet dia. Jadi kenapa dia memenggal kepala bapaknya, karena bapaknya mau nyantet dia. Jadi dia duluin dipenggal kepala bapaknya," terang Popon saat dimintai konfirmasi, Selasa (23/3/2021).

2. Minta Maaf Sebelum Pancung Ayah

Kukuh (31) diduga memenggal ayahnya dan mengarak kepala yang telah terputus keliling kampung. Kukuh disebut sempat minta maaf sebelum memenggal ayahnya.

"Informasi dari pelaku (sempat meminta maaf)," kata AKBP Popon.

Namun Popon mengatakan pengakuan dari Kukuh itu masih didalami oleh pihaknya. Dia mengatakan cerita soal meminta maaf itu baru disampaikan sepihak oleh Kukuh.

3. Tebas Pakai Golok Saat Ayah Makan Siang

Kukuh diduga menebas leher hingga kepala ayahnya putus dengan golok. Aksi sadis itu dilakukan saat sang ayah sedang makan siang.

"Korban ditebas saat makan siang, sedang duduk, makan di belakang, didatangi pelaku, dan minta maaf," kata Kapolsek Kalirejo Iptu Edi Suhendar.

Saat itu, Kukuh disebut sedang berdua saja dengan ayahnya di rumah. Ibunya disebut sedang berada di sumur yang ada di luar rumah.

"Mereka hanya berdua waktu kejadian, ada ibunya, tetapi itu jauh dari rumah. Memang pelaku datang ke belakang itu sudah bawa golok," katanya.

4. Arak Kepala Ayahnya Pakai Karung Keliling Kampung

Edi menyebut Kukuh diduga menganiaya ayahnya yang telah tersungkur hingga kepala korban putus dari badan. Setelah itu, kepala korban dimasukkan ke karung plastik dan diarak keliling kampung.

"Kepala korban dimasukkan dalam karung plastik berwarna putih. Selanjutnya kepala dibawa keliling kampung dengan sepeda motor," kata Edi.

Tidak lama setelah itu, kakak pelaku yang bernama Suwito melihat dan memberi tahu warga soal peristiwa tersebut. Polisi datang dan mengamankan Kukuh serta sejumlah barang bukti.

Simak fakta-fakta lainnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2