Tumpukan Sampah Kembali Berserakan di Jalanan Pekanbaru

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 09:08 WIB
Tumpukan sampah di jalanan Kota Pekanbaru, Riau, kembali terlihat pada Selasa (23/3/2021). Warga menyebut sampah menumpuk itu akibat belum ada pengangkutan oleh dinas terkait.
Tumpukan sampah di jalanan Pekanbaru. (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Tumpukan sampah di jalanan Kota Pekanbaru, Riau, kembali terlihat hari ini. Warga menyebut sampah menumpuk dan berserakan itu akibat belum ada pengangkutan oleh dinas terkait.

Pantauan detikcom di Jalan Tuanku Tambusai, Selasa (23/3/2021), terlihat tumpukan sampah di pinggir jalan. Bahkan sampah nyaris menutup badan jalan di wilayah itu.

Warga sekitar, Hartini, menyebut tumpukan sampah terjadi karena belum ada petugas pengangkut sampah yang datang. Padahal biasa pengangkut sampah rutin mulai mengangkut sampah sejak beberapa pekan terakhir.

"Belum ada yang angkut, jadi menumpuk begini. Biasa ada mobil angkutan, jadwal angkutan biasa pagi," kata wanita itu tersebut saat ditemui.

Tidak hanya keterlambatan pengangkutan, kurangnya kesadaran masyarakat disebut membuat sampah berserakan, yakni sampah dibuang tanpa dibungkus plastik.

"Ini begini (berserakan) karena tak dibungkus. Jadi sampai ke jalan-jalan dan akhirnya ini bau semua," katanya.

Kembali ke persoalan sampah, Dinas LHK Pekanbaru sebelumnya tengah melakukan lelang angkutan. Namun belum diketahui pasti apakah lelang sudah selesai.

Di situs resmi lelang sampah di https://www.lpse.pekanbaru.go.id, terlihat proses lelang telah selesai pada 18 Maret lalu. Lelang selesai terhadap 2 zona yang ada di Pekanbaru.

Namun, dalam situs tersebut, tidak terlihat perusahaan pemenang tender pada zona 1 dan 2. Situs hanya menampilkan 12 proses lelang, dari pengumuman hingga proses penandatanganan kontrak 18 Maret pukul 16.00 WIB.

Sekretaris Dinas LHK Pekanbaru, Azhar, yang sebelumnya juga ditunjuk sebagai Plh Kepala Dinas belum memberi respons saat dimintai konfirmasi.

Simak juga 'Jorok! Pesisir Waduk Jatigede Dipenuhi Lautan Sampah':

[Gambas:Video 20detik]

(ras/rfs)