Merpati Balap Ditembaki

Berantas Flu Burung

Merpati Balap Ditembaki

- detikNews
Rabu, 01 Mar 2006 12:20 WIB
Semarang - Sebanyak 105 ekor burung merpati balap di Semarang dimusnahkan karena positif terjangkit virus Avian Influensa (AI). Selain dibakar, pemusnahan juga dilakukan dengan cara diburu dan ditembak. Pemusnahan 105 ekor burung merpati ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan pihak Kecamatan Semarang Timur, Semarang, Jawa Tengah. Pemusnahan dipusatkan di Jalan Senjoyo V, Kelurahan Bugangan, Kecamatan Semarang Timur, Semarang Kota, Rabu (1/3/2006).Dari 105 ekor merpati itu, 55 ekor di antaranya ditangkap langsung dari kandangnya. Puluhan merpati itu langsung dipotong dan ditimbun dalam lubang di pekarangan rumah pemiliknya yang bernama Kei Thon Jie.Sementara 60 ekor merpati balap sisanya yang berada di luar kandang dikejar dan diburu oleh masyarakat dan petugas terkait. Perburuan 66 ekor merpati balap ini menarik perhatian warga sekitar. Pasalnya, para tetangga yang dekat rumah pemilik burung-burung itu mengejar hingga menaiki genting.Tak hanya itu, beberapa warga tetangga Kei Thon Jie juga ikut berburu dan naik genting dan langsung menembaki burung-burung tersebut dengan senapan angin (mimis). Hingga kini perburuan burung merpati terus dilakukan. Kei Thon Jie mengaku burung-burung yang dimilikinya itu berharga mahal. Bahkan ada yang berharga Rp 5 juta. Tapi dia mengaku hingga kini belum sepeser pun menerima ganti rugi atas pemusnahan burung yang dimilikinya itu. Camat Semarang Timur, Bimo Irianto yang dikonformasikan tentang ganti rugi tersebut mengatakan, pihaknya akan mengusahakan memberikan ganti rugi. Bimo mengaku, pihaknya sudah mengajukan anggaran dana ganti rugi kepada Pemkot Semarang sebagai tali kasih, karena merpati tersebut merupakan mata pencaharian bagi pemiliknya. Guna mengantisipasi merebaknya penyakit flu burung, Bimo mengatakan, pihanya terus melakukan pemantauan terhadap 10 kelurahan yang berada di wilayahnya. Sekaligus melakukan pendataan unggas di daerah tersebut untuk kemudian diberikan vaksinasi dalam waktu dekat. (zal/)



Berita Terkait