Spanduk Kenaikan Tol Baru Dipasang, Papan Tarif Disilang

Spanduk Kenaikan Tol Baru Dipasang, Papan Tarif Disilang

- detikNews
Rabu, 01 Mar 2006 11:25 WIB
Jakarta - Wajar bila sebagian pengguna jalan tol terkejut dengan kenaikan tarif tol yang diberlakukan mulai hari ini, Rabu (1/3/2006). Mereka tidak siap dengan uang pas yang biasanya disiapkan. Sebab, selama ini tidak ada woro-woro tentang kenaikan tarif tol ini. Informasi tentang kenaikan tarif tol baru disampaikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dalam jumpa pers, Selasa (28/2/2006). Bagi masyarakat yang tidak sempat membaca dan menyaksikan berita di media massa, tentu tidak akan mengetahui pemberlakuan kenaikan tarif tol ini. Spanduk pengumuman kenaikan tarif tol juga baru dipasang di pintu-pintu tol hari ini. Pemandangan ini terlihat di pintu Tol Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Spanduk ber-background warna putih dengan tulisan warna biru 'Tarif Baru Tol Berlaku 1 Maret 2006'. Satu hari sebelumnya spanduk kenaikan tarif tol ini belum terlihat di pintu tol ini. PT Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol juga tampaknya kurang mempersiapkan prasarana tentang kenaikan tarif tol ini. Sebagai contoh, papan tarif tol yang baru belum dipasang di pintu-pintu tol.PT Jasa Marga hanya menempelkan kertas berisikan tarif tol baru di samping loket. Sementara papan tarif tol yang lama diberi tanda silang. Tentu, dengan cara ini, pengguna tol kesulitan untuk mengetahui berapa tarif tol yang baru. Biasanya, setiap pengguna jalan sudah terbiasa melihat tarif tol di papan itu sebelum membayar. Barangkali ini menjadi salah faktor yang membuat kemacetan lalu lintas di banyak pintu tol pada hari ini. Kenaikan tarif tol yang diberlakukan hari ini rata-rata 22,67%. Dengan kenaikan tarif tol ini, seharusnya PT Jasa Marga juga memperbaiki pelayanan tol, termasuk mengupayakan agar tol tidak macet.Salah seorang pengguna tol, Chris, dalam e-mailnya kepada redaksi detikcom juga mengeluhkan pelayanan yang dilakukan PT Jasa Marga. Menurut dia, hingga saat ini tidak ada perubahan apa pun pelayanan di Tol Jagorawi dan Tol Dalam Kota. "Tol Jagorawi dan dalam kota yang janjinya mau dibenahi pasca kenaikan kemarin saja nggak kelihatan perubahannya. Janji akan menambah papan pengumuman pemberitahuan situasi jalan tol saja nggak kelihatan," tulis Chris. "Yang saya jengkelkan adalah seolah kalau ada kemacetan itu sudah biasa. Paling dijawab oleh petugas bahwa sudah biasa," demikian Chris. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait