Tol Macet Karena Banyak Pengguna Tak Tahu Tarif Naik

Tol Macet Karena Banyak Pengguna Tak Tahu Tarif Naik

- detikNews
Rabu, 01 Mar 2006 10:55 WIB
Jakarta - Kenaikan tarif tol tidak hanya memberatkan konsumen, tapi juga menimbulkan kepadatan luar biasa di jalan berbayar itu. Banyak pengguna yang tidak tahu kenaikan ini sehingga menimbulkan antrean panjang. "Pengguna yang biasa bayar dengan uang pas harus mengambil uang lagi karena kurang. Ini menyebabkan antrean di pintu keluar," kata salah seorang petugas jalan Tol Cikampek ketika dihubungi detikcom, Rabu (1/3/2006) pukul 10.00 WIB.Ia menjelaskan, untuk Tol Cikampek kepadatan terjadi di pintu keluar Cikarang dan Jatibening. Sedangkan menurut Rudi, salah seorang petugas Tol Dalam Kota, untuk Tol Dalam Kota kepadatan terjadi di kawasan pintu masuk Cililitan dan pintu keluar Tegal Parang.Namun ia membantah kalau kepadatan ini disebabkan kenaikan tarif tol. "Ini kepadatan biasa saja," katanya.Tarif Tol Golongan I Jakarta-Cikampek dulunya Rp 8.000, kini Rp 10.000. Tol Sedyatmo dulu Rp 4.000, kini Rp 5.000. Sedangkan JORR Seksi W2-S-E1 Rp 7.000 menjadi Rp 8.500.Golongan II Jakarta Cikampek Rp 14.000 menjadi Rp 17.000. Tol Sedyatmo Rp 5.000 menjadi Rp 6.000 dan JORR Rp 8.500 menjadi Rp 10.500. Golongan III Jakarta-Cikampek Rp 16.500 menjadi Rp 20.000, Sedyatmo Rp 6.000 menjadi Rp 7.000 dan JORR Rp 10.000 menjadi Rp 12.500. Rata-rata kenaikan 22,67%.Kenaikan ini baru diumumkan oleh Menteri PU Djoko Kirmanto pada Selasa siang 28 Februari. Sebagian publik baru mengetahuinya pada sore hari. Itu pun bagi mereka yang menonton siaran berita televisi atau membaca lewat media internet. Jika kemarin kelolosan berita itu, ya langsung terkaget-kaget hari ini. (nal/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait