Pemkab Bogor Sarankan Hesti Wanita Bercadar Kurangi Anjingnya, Ini Alasannya

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 12:11 WIB
Jakarta -

Wanita bercadar Hesti Sutrisno, yang memelihara 70 anjing di Tenjolaya, Kabupaten Bogor, diprotes warga. Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor Otje Subagja menyarankan agar anjing Hesti dikurangi jumlahnya.

"Cuma di kita karena masyarakat di situ merasa terganggu, coba istilahnya mah, saranin coba, anjing itu tidak boleh nambah populasi. Kemudian kalau bisa dikurangi, kan gitu ya. Kemudian dijaga kesehatannya," kata Otje saat dihubungi, Sabtu (20/3/2021).

Otje menambahkan Dinas Peternakan dan Perikanan tidak bisa mengambil anjing milik wanita bercadar ini. Sebab, lanjutnya, anjing itu bukanlah hewan peternakan.

"Kalau dari sisi kesehatan, itu tuh sebetulnya anjingnya tidak ada masalah. Kita takutnya anjingnya berdampak ke masyarakat, seperti misalnya rabies dan segala macam, gitu. Itu yang mesti kita jaga," tambahnya.

Lanjutnya, pihaknya akan mencoba membicarakan masalah anjing ini ke Kecamatan Tenjolaya, Senin (22/3). Otje pun mengatakan ada pihak-pihak dari luar Bogor yang ingin mengadopsi anjing-anjing Hesti ini.

"Ke Tangerang kemarin, kan gitu kan, terus ada lagi yang mau nampung (anjing Hesti) katanya berdasarkan saya dapat informasi dari bawah, yang dari Serang juga mau," beber dia.

Sebelumnya, polisi telah memediasi Hesti Sutrisno, wanita bercadar yang memelihara puluhan anjing, dengan warga sekitar. Salah satu hasil mediasi, Hesti bersedia merelokasi 47 anjing yang dia pelihara.

"Jadi kemarin pas awalnya sih yang untuk 47 nggak keberatan, gitu. Bersedialah, meskipun ya, nggak ngertilah, tapi yang pasti bersedia untuk mengeluarkan," kata Camat Tenjolaya Farid Maruf saat dihubungi, Selasa (16/3).

Perihal kesepakatan merelokasi anjing juga disampaikan Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto. Beben menyebut mediasi antara Hesti dan warga digelar pada 12 Maret 2021.

"Sudah dilakukan (mediasi antara warga dan Hesti) tanggal 12 Maret kemarin, hari Jumat, di (kantor) Kecamatan Tenjolaya. Ya kalau (mediasi) ini sudah mulai ada titik terang bahwa Bu Hesti itu mau mengeluarkan anjingnya," sebut Beben saat dihubungi terpisah.

(sab/hri)