880 Tahun Penyair Laila Majnun, Kedubes Azerbaijan-PWI Buat Lomba Esai

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 09:54 WIB
Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia alal Mirzayev datang menemui Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S. Depari
Pertemuan Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia Jalal Mirzayev dengan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S. Depari (dok.ist)
Jakarta -

Duta Besar Azerbaijan untuk Republik Indonesia, Jalal Mirzayev, datang menemui Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari. Apa yang dibahas?

"Kami membahas beberapa hal strategis dalam hal kerja sama antara PWI dengan Pemerintah Azerbaijan," kata Atal dalam keterangannya, Sabtu (20/3/2021).

Sementara itu, Mirzayev mengatakan kunjungannya untuk mempererat hubungan antara Indonesia dan Azerbaijin. Mirzayev mengatakan media adalah mitra strategis yang dapat menyampaikan informasi dari masing-masing negara secara komprehensif.

Dubes yang merangkap untuk Singapura, Filipina, dan Timor Leste ini pun menawarkan kerja sama dalam bentuk pertukaran kunjungan wartawan.

"Kami berharap program kerja sama ini dapat mempererat hubungan antarkedua negara, khususnya di bidang media. Kami akan mengundang sejumlah wartawan Indonesia untuk berkunjung ke Azerbaijan. Sebaliknya, kami akan mendatangkan wartawan asal Azerbaijan ke Indonesia,'' jelas Mirzayev.

Dalam pertemuan itu, Atal didampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat Nurjaman Mochtar, dan Direktur Sekolah Jurnalisme Indonesia Ahmed Kurnia. Sementara Jalal Mirzayev didampingi Konselor Kedubes Azerbaijan, Gultakin Habibli dan staf lokal Kedubes Azerbaijan di Jakarta, Annisa.

Selain akan pertukaran kunjungan wartawan, Dubes Azerbaijan juga mengajak PWI Pusat bekerja sama dalam penyelenggaraan perayaan 880 tahun penyair asal Azerbaijan, yaitu Nizami Ganjavi yang membuat kisah epik Laila Majnun. Kisah Laila Majnun merupakan cerita cinta legendaris yang memengaruhi sejarah kesusastraan dunia.

Penyair yang memiliki nama lengkap Jamaluddin Abu Muhammad Ilyas ini, lahir di kota Ganja yang saat ini masuk bagian Republik Azarbeijan. Cerita Laila Majnun ini sangat dikenal di Indonesia. Dalam pertemuan itu disepakati akan dibuat lomba penulisan esai tentang kisah Laila Majnun karya Nizam Ganjavi.

"Namun banyak yang tidak tahu, pengarangnya berasal dari Azerbaijan," ujar Mirzayev.

Terkait pernyataan Mirzayev, Atal mengatakan PWI akan mengundang wartawan di Indonesia untuk mengikuti esai ini. Dia mengakan pemenang lomba akan diberikan hadian menarik.

(sab/jbr)