Kesal Dituding Tak Kooperatif, Raju Akan Hadir di Persidangan

Kesal Dituding Tak Kooperatif, Raju Akan Hadir di Persidangan

- detikNews
Rabu, 01 Mar 2006 08:01 WIB
Jakarta - Kesal. Inilah yang dirasakan keluarga Raju (7), bocah yang disidang di Pengadilan Negeri Stabat, Langkat, Sumatera Utara, yang dituding tidak kooperatif. Karena itu, pihak keluarga akan memenuhi panggilan pengadilan untuk menghadiri persidangan. "Sebenarnya kami tidak mengizinkan tetapi nanti difitnah tidak kooperatif lagi," cetus ayah Raju, Sugianto, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/3/2006).Ia membantah putranya yang bernama lengkap Muhammad Azuar itu tidak hadir dalam 4 persidangan berturut-turut. Sebelumnya, penyataan tidak kooperatif itu dilontarkan hakim tunggal yang menangani kasus Raju, Tiurma H Pardede. "Tidak benar, kami tidak mengizinkan Raju untuk tidak hadir dalam persidangan 4 kali berturut-turut. Mereka sudah melakukan kebohongan publik," tukas Sugianto kesal.Ia menambahkan Raju sudah ditahan di Rutan Pangkalan Brandan sebelum adanya proses damai. "Bohong besar kalau anak saya ditahan setelah ada proses perdamaian. Mereka terlalu hina sekali mengatakan hal itu," ujarnya dengan nada kecewa.Sugianto sendiri mengaku tidak tahu menahu apa agenda persidangan kali ini. Sebab, dalam surat yang antar JPU, Selasa kemarin, tidak menjelaskan agenda persidangan. Rencananya, persidangan akan digelar pukul 12.00 WIB. Kasus Raju ini mencuat setelah adanya persidangan yang digelar di PN Stabat. Raju duduk di kursi pesakitan karena berkelahi dengan kakak kelasnya, Armansyah, pada 31 Agustus lalu. Berdasarkan ketentuan, anak yang berusia di bawah 8 tahun tidak boleh disidangkan di pengadilan. Namun, bukannya persidangan dibubarkan, Raju malah dimasukkan ke bui oleh hakim Tiurma karena dianggap tidak kooperatif. (ton/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait