KPK Panggil 7 Saksi Swasta terkait Kasus Bansos Corona

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Jumat, 19 Mar 2021 10:30 WIB
Gedung baru KPK
Foto: Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom).
Jakarta -

KPK memanggil 7 saksi dari pihak swasta terkait kasus dugaan korupsi bansos Corona yang menjerat mantan Mensos Juliari Peter Batubara. Mereka diperiksa untuk tersangka Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS).

"Tujuh saksi diperiksa untuk tersangka MJS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Jumat (19/3/2021).

Pemeriksaan berlangsung Jumat (19/3) hari ini. Saksi-saksi yang hendak diperiksa berasal dari beberapa perusahaan berbeda.

Berikut daftar 7 saksi yang diperiksa penyidik KPK hari ini:

- Erwin (Swasta/PT Raksasa Bisnis Indonesia)
- Ahmad (Swasta/PT Citra Mutiara Bangun Persada)
- Indradi (Swasta/PT Karunia Berkat Sejahtera)
- Wisnu (Swasta/PT Arvin Anugrah Kharisma)
- Chandra (Swasta/PT Mido Indonesia)
- Rini Ali (Swasta/PT Krishna Selaras Sejahtera)
- Tunggul (Swasta/PT Raksasa Bisnis Indonesia)

Dalam kasus dugaan suap bansos Corona ini, mantan Mensos Juliari Peter Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka. Dia dijerat bersama empat orang lain, yaitu Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, Ardian IM, dan Harry Sidabuke.

Dua nama awal merupakan pejabat pembuat komitmen atau PPK di Kemensos. Sedangkan dua nama selanjutnya adalah pihak swasta sebagai vendor dari pengadaan bansos. Untuk tersangka Harry Sidabuke dan Ardian IM sudah menjalani sidang di Pengadilan Tipikor.

KPK menduga Juliari menerima jatah Rp 10 ribu dari setiap paket sembako senilai Rp 300 ribu per paket. Total setidaknya KPK menduga Juliari Batubara sudah menerima Rp 8,2 miliar dan Rp 8,8 miliar.

Simak video 'Komisaris PT RPI Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus Bansos Corona':

[Gambas:Video 20detik]



(run/gbr)