Curi Burung di Rumah Dinas Wakapolda, Pria di Sumsel Ditangkap

Prima Syahbana - detikNews
Kamis, 18 Mar 2021 15:20 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Garis Polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Palembang -

Seorang pria berinisial HA (28) di Palembang, Sumatera Selatan, ditangkap polisi lantaran terlibat kasus pencurian hewan peliharaan. Ia ditangkap setelah menjual seekor burung yang ia curi dari rumah dinas Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel.

"Iya benar, terduga pelaku sudah kita tangkap," kata Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri ketika dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (18/3/2021).

Informasi yang dihimpun detikcom, pencurian itu terjadi di rumah dinas Wakapolda Sumsel Brigjen Rudi Setiawan di Ilir Timur II, Palembang, Rabu (17/3), sekitar pukul 01.30 WIB.

Dari laporan tersebut, anggota Satreskrim Polrestabes Palembang langsung melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku di daerah Pasundan Lemabang, Ilir Timur II, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Dari informasi tersebut, kita melakukan penyelidikan. Mengetahui keberadaan tersangka kita langsung melakukan penangkapan Rabu (17/3) sekitar pukul 22.00 WIB," kata PS Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi dari data yang diterima detikcom.

Pelaku mengakui telah mencuri burung itu. Awalnya pelaku tidak berniat mencuri, melainkan hanya hendak berkunjung ke rumah saudaranya.

"Namun, saat melintas di TKP, pelaku melihat di belakang rumah ada sangkar burung yang tergantung sehingga nekat melakukan pencurian tersebut," bebernya.

Bahkan pelaku juga mengakui telah mencuri burung di TKP sebanyak dua kali. "Termasuk yang ditangkap ini, pelaku sudah dual kali mencuri burung di TKP yang sama. Pelaku tidak tahu kalau itu rumah dinas Pak Wakapolda," terangnya.

Pelaku, lanjutnya, mencuri burung itu dengan cara memanjat tembok belakang rumah dengan bantuan meja. "Naik meja dan langsung ke arah bagian dapur rumah, melihat sangkar yang berisikan burung yang sedang tergantung, kemudian tersangka mengambil burungnya di dalam sangkar, sementara sangkarnya ditinggalkan," jelasnya.

Setelah itu, ia langsung menyimpan burung tersebut ke sangkar yang sudah disiapkan. Keesokan harinya, ia menjual burung tersebut ke seorang pria yang tidak ketahui namanya di daerah Lemabang.

"Burung itu dijual seharga Rp 1,2 juta dan uang tersebut digunakan pelaku untuk membayar utang sebesar Rp 600 ribu dan sisanya digunakannya untuk kebutuhan sehari-hari," tutupnya.

Sedangkan, barang bukti yang diamankan dari tangan pelaku yakni sehelai jaket, sehelai celana jins dan satu topi yang dikenakan pelaku ketika beraksi. Akibat perbuatannya, pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Tonton juga Video: Aksi Pria di Pinrang, Curi Burung-Nyungsep ke Kolam Ikan

[Gambas:Video 20detik]

(isa/isa)