Darmizal Bela Moeldoko yang Dikritik Keras Gatot Nurmantyo

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 07:16 WIB
Eks Senior PD Darmizal (Sachril Agustin Berutu/detikcom).
Foto: Eks Senior PD Darmizal (Sachril Agustin Berutu/detikcom).
Jakarta -

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyoroti manuver Kepala KSP Moeldoko dalam gelaran yang diklaim sebagai kongres luar biasa atau KLB Partai Demokrat (PD) di Deli Serdang, Sumut. Penggagas KLB Demokrat, Darmizal membela Moeldoko.

"Nggak apa-apa, saya hanya perlu merasa kasihan ke orang-orang yang tidak memahami substansi, kemudian orang-orang yang ingin mencari panggung di tengah kerumitan yang ada. Kami sih easy going aja, enjoy aja," kata Darmizal, ketika dihubungi, Selasa (16/3/2021).

"Kan masyarakat bisa menilai siapa yang ngomong, apa yang diomongkan, semua kan ada catatan digitalnya, sekarang ini sudah jelas, siapa yang berkelompok kesana siapa yang membela," lanjut Darmizal.


Lebih lanjut, Darmizal berpesan kepada pihak-pihak yang belum mengerti terkait permasalahan dasar di Partai Demokrat untuk tidak sembarang berpendapat. Dia meminta pihak luar tersebut untuk mempelajari terlebih dahulu apa yang dipermasalahkan.

"Tapi begini, ada pepatahnya ya sejahat-jahatnya manusia ketika di dihadapkan pada kebenaran maka hati nuraninya pasti bicara. Nah saya ingin orang-orang, saudara saya, para pakar, para ahli, para pengamat sebelum bicara cobalah pelajari dulu anggaran dasar rumah tangga Partai Demokrat yang mereka buat secara serampangan di luar kongres tahun 2020," ujarnya.

"Coba lah baca pelajari baru kemudian diutarakan, apakah dengan hujatan atau dengan cara yang baik, silakan saja, tapi sampaikan yang benar adalah benar, bayangkan dia nggak tau substansinya hanya sekadar membaca berita kemudian bernyanyi di musik yang salah. Kan sayang jadinya," lanjut Darmizal.

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo menyoroti Moeldoko yang terlibat dalam KLB Partai Demokrat dan menjadi ketum. Gatot menyinggung morailtas TNI.

"Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak masyarakat luas, para prajurit TNI dan purnawirawan TNI serta keluarganya semuanya untuk menilai ini dengan jernih. Mengapa? Bahwa bagi prajurit, masalah moral bukan sekadar ajaran tentang baik dan buruk. Lebih dari itu adalah kondisi moral prajurit terkait erat dengan kondisi mental yang membuat prajurit tetap berani, tetap bersemangat, karena motivasi sungguh-sungguh pantang menyerah, tabah, sabar dalam melaksanakan tugas pokoknya, apa pun rintangan yang dihadapi itulah yang dikatakan moral," buka Gatot dalam video yang diunggahnya di Instagram resminya, Selasa (16/3/2021).

Simak berita selengkapnya

Saksikan juga 'Kubu AHY Laporkan Jhoni Allen Hingga Darmizal ke PN Jakpus':

[Gambas:Video 20detik]