Anggota DPRD DKI dan Pasangan Jalani Vaksinasi COVID Tahap 2

Tiara Aliya - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 21:17 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup sementara karena banyak anggota yang terpapar Corona.
Gedung DPRD DKI (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPRD DKI Jakarta beserta pasangannya hari ini menjalani vaksinasi COVID-19 tahap kedua. Vaksinasi bagi pasangan suami atau istri anggota DPRD berlangsung selama 3 hari.

"Vaksin keluarganya belum. Ini baru suami dan istri anggota Dewan," kata Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang saat dihubungi, Selasa (16/3/2021).

Lebih lanjut, Hadameon menjelaskan, vaksinasi untuk anggota Dewan dan pasangan tahap 1 telah dilakukan pada Selasa, 2 Maret 2021. Namun ia menegaskan bahwa ini bukanlah bagian dari vaksinasi keluarga yang diajukan DPRD.

"Enggak, jadi untuk keluarga itu belum sekarang," jelasnya.

Untuk saat ini, Hadameon menerima kabar bahwa Dinas Kesehatan DKI Jakarta belum membuka vaksinasi untuk anggota keluarga Dewan.

"Iya belum bisa dari dinas kesehatan itu keluarga belum baru untuk anggota DPRD beserta istri dan suaminya," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, DPRD DKI Jakarta masih memperjuangkan vaksinasi COVID-19 untuk anggota keluarganya. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyinggung soal jumlah vaksin yang terbatas.

"Semuanya mengajukan boleh, namun demikian vaksin ini terbatas. Tentu kita harus memprioritaskan orang-orang yang rentan," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/3/2021).

Politikus Gerindra ini menyampaikan penerima vaksin diprioritaskan kepada golongan yang rentan terpapar virus COVID-19. Untuk itu, dia meminta setiap orang bersabar menunggu giliran divaksinasi.

"Orang-orang yang sering berinteraksi dengan masyarakat. Siapa? Nakes, pedagang, wartawan, lansia karena rentan, aparat karena (kerap) berinteraksi," tegasnya.

"Pada prinsipnya nanti semua dapat nggak ada yang dapat semua dapat. Tapi waktunya bertahap. Semua ada tahapannya," sambungnya.

(knv/knv)