Prancis Jajaki Sejumlah Kerja Sama dengan Kota Semarang

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 18:53 WIB
Pemkot Semarang Hendrar Prihadi menyambut kedatangan Dubes Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard.
Foto: dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Olivier Chambard mengunjungi Kota Semarang dalam rangka penjajakan sejumlah kerja sama. Kedatangan Olivier dan rombongan kedubes disambut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Secara khusus, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyambut baik niat Dubes Prancis beberapa waktu lalu tersebut. Dirinya menyatakan siap untuk mewujudkan kerja sama yang ditawarkan.

"Kami, Pemerintah Kota Semarang menyambut baik kunjungan ini dan tentunya niat rencana kerja sama antara Pemerintah Prancis dengan Pemerintah Kota Semarang mudah-mudahan ke depan bisa diwujudkan," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3/2021).

Menurut Hendrar, ada banyak sektor di Kota Semarang yang bisa dikerjakan secara sinergi dengan pihak lain agar tidak terlalu membebani APBD.

"Selain itu, dari apa yang disampaikan tadi, banyak juga leading sector dari Prancis yang sejalan dengan program kami," imbuhnya.

Hendi dan Olivier juga membahas kemungkinan kerja sama dalam bidang pariwisata dan investasi, seperti penyampaian potensi 300.000 wisatawan turis Prancis yang sering berkunjung ke Indonesia.

"Ke depannya semoga ada pembicaraan lanjutan dengan tim teknis masing-masing agar bisa langsung tancap gas untuk mewujudkan kerja sama," lanjut Hendi.

Hendi juga mengatakan niatan Prancis yang akan menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan untuk membentuk bilingual class. Dalam hal itu, Hendi akan mempersiapkan sekolah mana yang mumpuni.

"Hal ini karena saat ini pembelajaran tatap muka belum dimulai, sehingga kita akan lihat dahulu sejauh mana program tersebut dapat diterapkan," pungkasnya.

Selain di bidang pendidikan, pemerintah Prancis juga rencananya akan menghibahkan dana untuk pembuatan kajian manajemen banjir kepada Pemerintah Kota Semarang dan Universitas Diponegoro, yang akan dikomunikasikan kembali sesuai kebutuhan Kota Semarang.

(prf/ega)