Fatwa MUI: Vaksinasi COVID-19 Tidak Membatalkan Puasa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 17:27 WIB
Petugas tenaga kesehatan memberikan vaksin kepada tokoh agama di kawasan Balai Yos Sudarso Kantor Walikota Jakarta Utara, Senin (15/3). Pencanangan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) bagi tokoh agama digelar di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara. Pencanangan menandai telah dimulainya vaksinasi bagi tokoh agama yang juga digelar di setiap Puskesmas Kelurahan se-Jakarta Utara.
Vaksinasi tokoh agama di Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Komisi Fatwa MUI mengeluarkan fatwa terkait hukum vaksinasi COVID-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa. MUI menegaskan bahwa vaksinasi yang dilakukan melalui injeksi intramuscular (suntik lewat otot) tidak membatalkan puasa.

Fatwa ini dikeluarkan setelah Komisi Fatwa MUI melaksanakan rapat pleno pada hari ini, Selasa (16/3/2021). Rapat ini membahas masalah keagamaan terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebagai wujud kontribusi ulama dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

"Ini sebagai panduan bagi umat Islam agar dapat menjalankan puasa Ramadhan dengan memenuhi kaidah keagamaan dan pada saat yang sama dapat mendukung upaya mewujudkan herd immunity dengan program vaksinasi COVID-19 secara masif," kata Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3/2021).

Simak video 'Kemenkes: Vaksin Sinovac yang Bakal 'Kedaluwarsa' Tak Ada di Faskes':

[Gambas:Video 20detik]

Berikut ini isi lengkap fatwa terkait vaksinasi COVID-19 yang tertuang dalam Fatwa No 13 Tahun 2021:

Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2