YLBHI Kritik Polresta Solo Ciduk Pria Tegal Komentar Negatif ke Gibran

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 17:23 WIB
Asfinawati
Ketum YLBHI Asfinawati (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial AM di Slawi, Tegal, diciduk polisi lantaran mengunggah komentar yang menyinggung Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) menilai semestinya AM tak perlu diciduk karena ujarannya masuk kategori kritik.

"Nggak bisa (ditangkap). Kan ini lebih ke kritik. Kalau hoax sama dengan Gibran tahu sepakbola," kata Ketua Umum YLBHI, Asfinawati, kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Untuk diketahui, AM berkomentar pada sebuah posting-an akun @garudaevolution yang bicara soal Gibran yang meminta agar laga semifinal dan final piala Menpora digelar di Solo. AM lewat akun Instagramnya, @arkham_87, berkomentar, "Tau apa dia tentang sepakbola, taunya cmn dikasih jabatan saja," pada Sabtu (13/3/2021).

Polisi menyebut komentar itu mengandung hoax. Di sinilah letak keheranan Asfinawati.

"Pertama, kadar tahu atau tidak itu kan relatif. Dari sudut ahli, seperti pelatih sepakbola internasional, pasti Gibran kadarnya nggak tahu," ungkapnya.

Dia menilai peristiwa diciduknya AM ini bertendensi mematikan pendapat. Oleh karena itu, dia mempertanyakan keinginan pemerintah untuk merevisi UU ITE.

"Dan tendensinya mematikan pendapat yang kritis. Jadi nggak kelihatan itu keinginan merevisi UU ITE, malah sebaliknya," ujarnya.

Simak juga video 'Warga Solo yang Ingin Mengadu ke Gibran Bisa Lewat Medsos':

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2