Mulai 2009, Setiap Desa Diisi Polmas
Selasa, 28 Feb 2006 23:16 WIB
Jakarta - Perpolisian masyarakat (Polmas) dianggap penting keberadaannya. Sebab, Polmas dinilai mampu memberikan pelayanan kepolisian terhadap warga dengan lebih efektif. Karena itu mulai tahun 2009, Polmas akan didirikan di setiap desa. "Sekarang kita sedang menyiapkan setidaknya 70 ribu anggota polisi untuk program Polmas itu," jelas Gubernur Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Irjen Pol Farouk Muhammad dalam Workshop Community Policing di Kantor Partnership, Gedung Surya, Jl MH Thamrin Jakarta, Selasa (29/2/2006). Polisi tersebut akan mendapat pelatihan dari Bappenas, Depdiknas, Depdagri, LSM dan instansi terkait lainnya. Materi pelatihan yang akan didapatkan antara lain pengetahuan dasar polmas, panduan penyelesaian perkara dan pedoman pelaksanaan tugas deteksi. Untuk persiapan pembentukan polmas pada tahun 2006 ini, diperlukan dana Rp 27 miliar. " Karena untuk membentuk polmas, maka harus ada petugas, pos/balai dan forum kemitraan," paparnya. Polmas ini nantinya akan diterapkan sesuai penyelenggaraan fungsi kepolisian dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan adanya Polmas, Farouk berharap kemitraan polisi dengan masyarakat bisa terbangun."Kita berharap Polmas mampu berperan sebagai pemecah berbagai masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat lokal," kata dia.
(ton/)











































