Jadi Tersangka Kasus Sabu, Anggota DPRD Maluku F-Demokrat Terancam Dipecat

Muslimin Abbas - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 13:50 WIB
Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina (Foto: Muslimin Abbas/detikcom)
Foto: Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina (Foto: Muslimin Abbas/detikcom)
Ambon -

Anggota DPRD Maluku dari Fraksi Demokrat, Wellem Zefah Wattimena (44) alias Wels ditetapkan sebagai tersangka narkoba oleh Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. DPD Partai Demokrat Maluku sebagai partai yang menaungi Wels akan mengambil langkah pemecatan.

Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina, mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu rekomendasi dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Maluku. Selanjutnya, pihaknya akan meneruskan rekomendasi tersebut ke DPP.

"Jadi sampai hari ini badan kehormatan lagi berkerja ada mengumpulkan data-data kemudian setelah badan kehormatan menyimpulkan maka akan disampaikan ke dewan pimpinan daerah dan akan teruskan kepimpinan pusat," kata Ketua DPD Partai Demokrat Maluku, Elwen Roy Pattiasina, di Kawasan Waihaong, Ambon, Maluku, Senin (15/3/2021).

Roy mengungkapkan, status Wels untuk saat ini masih diberhentikan sementara. Keputusan resmi pemecatan, kata dia, ada di tangan pimpinan pusat.

"Sekarang ini kami sudah memberhentikan sementara sampai menunggu laporan badan kehormatan dan kita usulkan ke DPP untuk di ambil keputusan resmi," ujarnya.

Kendati demikian, Roy memastikan sanksi pemecatan menanti Wels. Nantinya, kursi Wels di DPRD Maluku akan diganti dengan suara terbanyak nomor urut 2 di dapil Maluku 3 (Maluku Tengah).

Roy juga mengungkapkan, saat ini DPD Partai Demokrat telah meminta surat penetapan Wels sebagai tersangka narkoba ke polisi untuk segera ditindaklanjuti.

"Pecat dan tetap pasti PAW (Pergantian Antar Waktu) , sementara kita menyurati resmi ke kepolisian tapi saat ini belum terima, kami masih menunggu," kata Roy.

Sebelumnya, Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menetapkan anggota DPRD Maluku dari Fraksi Demokrat, Wellem Zefah Wattimena (44) alias Wels, sebagai tersangka kasus narkoba. Dari hasil tes urine, Wels dinyatakan positif narkoba golongan 1.

"Sudah (tetapkan tersangka) sesuai dengan dua alat bukti yang sudah kita pegang sudah bisa menjadikan yang bersangkutan naik status tersangka. Alat bukti berupa tes urine dan alat isap," kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Mido J Manik saat dihubungi, Rabu (10/3/2021).

Wels diamankan polisi saat berada di Bandara Pattimura. Saat itu, polisi menemukan alat isap sabu yang diletakkan di dalam dompet.

(mae/idh)