Kasus Pengemudi Mercy Tabrak Pesepeda, Saksi Kunci Diperiksa Polisi

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 13:33 WIB
Penampakan MDA (19) pengemudi Mercy yang menabrak pesepeda di Bundaran HI mengemudi sambil hisap vape
Penampakan MDA (19), pengemudi Mercy yang menabrak pesepeda di Bundaran HI mengemudi sambil mengisap vape. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya masih mendalami kasus tabrak lari pengemudi Mercy, MDA (19), di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Hari ini polisi akan memeriksa saksi kunci penumpang mobil Mercy.

"Hari ini kita jadwalkan periksa saksi, termasuk saksi kunci," ujar Sambodo kepada wartawan di Bareskrim Polri, Senin (15/3/2021).

Saksi kunci tersebut adalah penumpang yang berada di samping MDA saat kejadian. Saksi kunci tersebut dipanggil untuk diperiksa hari ini.

"Ada penumpang yang berada di samping pengemudi ketika kejadian. Itu sudah kita dapatkan identitasnya dan rencana kita panggil hari ini," ucapnya.

Sebelumnya, polisi telah menetapkan MDA (19), pengemudi mobil Mercy yang menabrak lari pesepeda di HI, Jakarta Pusat. MDA telah ditahan polisi atas kasus kecelakaan tersebut.

"Sudah ditahan per 13 Maret 2021," kata Sambodo.

Sambodo mengatakan tersangka ditahan karena subjektivitas penyidik.

"Pertimbangan penyidik untuk melakukan penahanan," imbuh Sambodo.

Peristiwa tabrak lari itu terjadi pada Jumat (12/3) pagi di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Peristiwa kecelakaan lalu lintas itu di-posting akun Twitter TMCPoldaMetro yang menyebutkan korban tertabrak mobil Mercy bernopol B-1728-SAQ dan kejadiannya pada pukul 06.37 WIB.

Pemobil tersebut melarikan diri setelah menabrak korban. Pengemudi mobil Mercy tidak berupaya menolong setelah menabrak korban, melainkan malah kabur.

"Setelah kejadian dia tidak memberikan pertolongan, dia juga tidak menghentikan kendaraannya," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/3).

MDA dijerat dengan Pasal 310 ayat (3) dan Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Pengemudi Mercy terancam hukuman penjara 5 tahun atas kejadian tersebut.

Simak video 'Polisi Periksa Penumpang Mercy soal Tabrak Lari Pesepeda di Bundaran HI':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)