PDIP: Masa Jabatan Presiden 2 Periode Ideal, Tak Ada Pembahasan 3 Periode

Eva Safitri - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 17:48 WIB
Ahmad Basarah
Ahmad Basarah (Foto: MPR)
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Fraksi PDIP, Ahmad Basarah, menegaskan pihaknya tidak sama sekali membahas perubahan masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Hal itu merespons adanya dugaan yang dilontarkan politikus senior Amien Rais bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengusulkan pasal presiden 3 periode.

"Sejauh ini kami belum pernah memikirkan apalagi mengambil langkah-langkah politik untuk merubah konstitusi hanya untuk menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode. Demikian juga di MPR, kami belum pernah membahas isu masa jabatan presiden tersebut dan mengubahnya menjadi 3 periode," kata Basarah, kepada wartawan, Minggu (14/3/2021).

Ketua DPP PDIP ini mengatakan 2 periode sudah cukup dan tidak perlu diubah lagi. Menurutnya, tinggal bagaimana kesinambungan pembangunan tiap pergantian pemimpin.

"Bagi PDIP, masa jabatan presiden 2 periode seperti yang saat ini berlaku sudah cukup ideal dan tidak perlu diubah lagi. Hanya saja, perlu kepastian akan kesinambungan pembangunan nasional dalam setiap pergantian kepemimpinan nasional sehingga tidak ganti presiden ganti visi misi dan program pembangunannya. Pola pembangunan nasional seperti itu ibarat tari Poco-poco alias jalan di tempat," ujarnya.

Lebih lanjut, Basarah mengungkap yang dibutuhkan saat ini adalah perubahan untuk mengembalikan wewenang MPR. Jadi MPR bisa menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).

"Atas dasar itu, yang dibutuhkan bangsa kita saat ini adalah perubahan terbatas UUD NRI 1945 untuk memberikan kembali wewenang MPR untuk menetapkan GBHN dan bukan menambah masa jabatan presiden menjadi 3 periode karena hal tersebut bukan kebutuhan bangsa kita saat ini," ujarnya.

Simak pernyataan Amien Rais selengkapnya,

Lihat Video: Wacana Presiden 3 Periode, Politikus PKS: Makin Lama Berkuasa, Makin Korupsi

[Gambas:Video 20detik]