Propam Polri Pastikan Oknum Polisi Penembak Teman Kencan Disanksi Pidana-Etik

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 13:08 WIB
Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo
Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Oknum anggota Polres Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar), berinisial Bripda AP (24), yang diduga menembak teman wanitanya di Pekanbaru, Riau, telah ditahan. Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri memastikan proses pidana dan kode etik terhadap Bripda AP akan segera dilakukan.

"Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Riau untuk segera proses pidana anggota tersebut secara tegas dan tuntas," kata Kepala Divisi Propam Polri Irjen Ferdy Sambo saat dihubungi, Minggu (14/3/2021).

Sambo meminta proses pidana Bripda AP dilaksanakan secara tegas dan tuntas. Dia juga telah memerintahkan agar Bripda AP segera diproses secara kode etik.

"Selain itu, saya juga sudah perintah Kabid Propam Sumbar untuk proses pelanggaran kode etik terhadap anggota tersebut dan segera melaksanakan sidang KKEP (Komisi Kode Etik Polri) untuk proses PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)," ujar Sambo.

Diketahui, oknum polisi asal Sumatera Barat, Bripda AP, diduga menembak seorang wanita di Pekanbaru. Wanita itu diduga adalah teman kencan yang dipesan secara online. Pelaku saat ini sudah ditahan.

"Polda Riau sudah melakukan penahanan terhadap pelaku. Saat ini telah dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dikonfirmasi, Sabtu (13/3/2021).

Narto memastikan proses hukum pelaku tetap berjalan. Sedangkan untuk korban, dipastikan dalam keadaan sadar dan kini dalam perawatan.

Informasi yang diterima detikcom, peristiwa itu terjadi di Jalan Kuantan Raya, Pekanbaru, Sabtu (13/3/2021) dini hari. AP, yang bertugas di Polres Padang Panjang, diduga memesan wanita penghibur secara daring.

Setelah dipesan, datang dua wanita, yakni DO dan RO, ke lokasi yang sudah disepakati. Namun, kedua wanita itu pergi lagi dengan alasan akan membeli alat kontrasepsi.

Merasa curiga, AP kemudian berniat untuk menemani. Kedua wanita itu menolak dan langsung naik ke taksi online. AP kemudian melepaskan 3 kali tembakan dan mengenai salah satu korban, RO. Korban dirawat di RS.

Lihat juga Video: Kapolda Metro Pastikan Bripka CS Penembak TNI-Warga Dipecat!

[Gambas:Video 20detik]




(run/fas)