Kementerian ESDM Ajak Warga Bali Kelola Batu Mulia dan Batu Hias

Inkana Putri - detikNews
Sabtu, 13 Mar 2021 11:24 WIB
batu mulia
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geominerba Kementerian ESDM mengajak masyarakat untuk mengelola hasil tambang. Hal ini mengingat Indonesia merupakan negara dengan 17.508 pulau yang kaya akan sumber daya alam, termasuk batu mulia dan batu hias.

Kepala PPSDM Geominerba, Dwinugroho menyampaikan banyak pulau di Indonesia yang berpotensi menjadi penghasil batu mulia dan batu hias. Daerah tersebut antara lain Kecubung di Kepulauan Talaud, Fosil Ayudan Opal Mulia di Banten, Opal Biru di Sukabumi, Giok Nefrit di Aceh, Kecubung Ungu di Kalimantan Timur, Krisoplas Hijau di Jawa Barat, Sulawesi Tenggara dan Halmahera Selatan, serta Intan di Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau.

"Bayangkan betapa makmurnya Indonesia, lantaran wilayah penghasil batu mulia dan batu hias sangat banyak di negeri ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (13/3/2021).

Meskipun demikian, Dwinugroho mengatakan saat ini kekayaan batu hias dan batu mulia belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, keberadaan batu hias dan batu mulia yang sebagian besar ada di wilayah perdesaan tertinggal dapat meningkatkan perekonomian masyarakat jika dikelola secara tepat.

"Batu mulia dan batu hias, dengan pengelolaan yang tepat, bisa sangat memakmurkan masyarakat di wilayah penghasilnya," katanya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Bali menjadi salah satu wilayah yang berpotensi dapat meningkatkan para pelaku usaha batu mulia dan batu hias. Terlebih Bali merupakan kota wisata yang sering dikunjungi banyak turis, baik lokal maupun mancanegara.

Oleh karena itu, PPSDM Geominerba mengajak masyarakat Bali untuk belajar mengolah batu hias dan batu mulia melalui pelatihan yang digelar pada 16-19 Maret 2021. Adapun pelatihan ini dilakukan secara online tanpa dikenakan biaya atau gratis.

"Pelatihan ini merupakan upaya PPSDM Geominerba mengenalkan jenis-jenis batu mulia dan batu hias serta tata cara memperoleh dan mengolahnya. Alhasil, masyarakat dapat memiliki semua pengetahuan untuk menjadi sumber-sumber diseminasi informasi yang benar tentang batu hias dan batu mulia," jelasnya.

Dwinugroho berharap melalui pelatihan tersebut dapat menciptakan nilai tambah bagi pengusahaan batu mulia dan batu hias, meningkatkan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga kelestarian daya dukung lingkungan sekitarnya.

Informasi lebih lengkap terkait pelatihan PPSDM Geominerba dapat dilihat melalui http://www.ppsdm-geominerba.esdm.go.id/registrasi/signup atau melalui aplikasi RAISA yang bisa diunduh dari Play Store atauApp Store. Informasi lanjut terkait pendaftaran dapat menghubungi call center PPSDM Geominerba di nomor 08212-6666-230.

(mul/ega)