detikcom Do Your Magic

Bina Marga Jelaskan Sebab Jl Raya Industri Kabupaten Bekasi Kerap Rusak

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 16:45 WIB
Kepala Subpelaksana Jalan dan Jembatan Wilayah Bekasi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar), Kankan Hidayat. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Kepala Subpelaksana Jalan dan Jembatan Wilayah Bekasi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar), Kankan Hidayat. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Jl Raya Industri di Kabupaten Bekasi sudah diperbaiki namun belum mulus. Jalan ini memang sering rusak. Genangan air hingga truk tronton yang bermanuver disebut sebagai penyebab jalan ini kerap rusak.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Subpelaksana Jalan dan Jembatan Wilayah Bekasi Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar), Kankan Hidayat, saat sedang meninjau lokasi.

"Intinya air ya, karena air di saluran ini tidak tertampung di salurannya begitu hujan besar. Kedua, mungkin akibat dari manuver perusahaan Mulia Keramik ini, karena beban berat yang tonasenya berat, mungkin itu," ujarnya saat melakukan tinjauan di lokasi pada Jumat (12/3/2021) siang.

Lokasi ruas jalan yang rusak tersebut memang berhadapan dengan PT Mulia Keramik. Truk tronton kerap berbelok di jalan ini untuk keluar kawasan. Aspal yang menjadi bahan untuk memperbaiki jalan dinilai tidak kuat menahan beban truk yang berbelok.

"Jadi beban berat. Kemarin kan ada videonya ya, begitu baru selesai, tronton keluar, itu manuvernya bebannya memang nggak kuat, jadi memang air juga terendam di sini," lanjutnya.

Jl Raya Industri di Kabupaten Bekasi, setelah diperbaiki, 12 Maret 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)Jl Raya Industri di Kabupaten Bekasi setelah diperbaiki, 12 Maret 2021. (Afzal Nur Iman/detikcom)

Diketahui, belum sampai satu bulan jalan tersebut sudah diperbaiki sebanyak dua kali. Tertanggal 25 Februari dan terakhir kemarin Selasa (9/3). Namun belum sampai seminggu jalan kembali bergelombang. Kankan mengatakan jalan tersebut diperbaiki setiap bulan sebagai bagian dari pemeliharaan.

"Setiap bulan ada, ada pemeliharaan, begitu ada lubang kita tambal, jadi tidak ada yg meningkatkan kondisi jalan," ujarnya.

Halaman selanjutnya soal rencana peningkatan jalan yang harus menunggu 2022.

Kankan mengatakan jalan sepanjang 75 meter tersebut memang belum dibeton, berbeda dengan ruas Jl Raya Industri yang lain. Rencananya jalan tersebut akan dibeton pada 2022 mendatang.

"Paling juga karena memang sekarang sudah ini di 2022, karena anggaran sekarang ini nggak ada di Mekar Mukti-Cibarusah, itu nggak ada kegiatan dikontrakkan, jadi semua di pemeliharaan," jelasnya.

(dnu/dnu)