Abu Batu Bara Dihapus dari Daftar Limbah B3, PKB: Ancam Hidup Manusia

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 14:45 WIB
Wasekjen PKB Daniel Johan (Gibran/detikcom)
Ketua DPP PKB Daniel Johan (Gibran/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah menghapus fly ash and bottom ash (FABA) dari daftar jenis limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun). Ketua DPP PKB Daniel Johan mengatakan penghapusan bisa mengancam kualitas hidup masyarakat Indonesia.

"Saat masih diatur saja, lingkungan masih tetap banyak yang rusak akibat berbagai pelanggaran, apalagi kalau sekarang dibebaskan, bisa semakin mengancam kualitas hidup manusia Indonesia," kata Daniel kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).

"Dikeluarkannya limbah pembakaran batu bara dari kategori limbah beracun B3 sangat berisiko pada kerusakan lingkungan, apalagi bila dalam kegiatan penyimpanan, pengolahan, dan pengangkutan menjadi tidak akan terpantau dan diawasi lagi. Ini menjadi sangat berbahaya ketika hal tersebut dilakukan secara sembarangan," ucapnya.

Menurut Daniel, PP Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun sudah memiliki kajian dalam menetapkan limbah hasil pembakaran batu bara dalam kategori B3. Dia mempertanyakan apakah penghapusan limbah abu batu bara sudah melalui kajian ilmiah.

Anggota Komisi IV DPR ini berharap semangat UU Cipta Kerja dalam mempercepat investasi tak mengesampingkan sektor kesehatan dan lingkungan. Menurutnya, kesehatan masyarakat jauh lebih penting daripada bisnis.

"Semangat dari UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja adalah mempercepat investasi, akan tetapi jangan karena kita ingin mempercepat investasi tetapi kita mengesampingkan sektor lingkungan dan kesehatan manusia," ucapnya.

"Jangan sampai aspek kesehatan masyarakat luas dikorbankan di atas kepentingan bisnis, harganya terlalu mahal," sambungnya.

Dia berharap pemerintah memberi penjelasan atas penghapusan abu batu bara dari daftar jenis limbah B3. Dia menilai limbah batu bara sangat berbahaya.

"Karena limbah batu bara sangat berbahaya masyarakat. Untuk itu hal ini benar-benar perlu dipikir ulang, Komisi IV juga akan memanggil KLHK untuk meminta penjelasan secara detail termasuk dasar pertimbangan, data, dan kajian ilmiahnya," ucapnya.

Perihal penghapusan fly ash and bottom ash (FABA) dari daftar jenis limbah B3 ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) turunan UU Cipta Kerja. Aturan tersebut adalah PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penghapusan FABA dari jenis limbah B3 terlampir dalam lampiran XIV.

Begini isi lampirannya:

Jenis Limbah Non B3

N 106 Fly ash

Sumber limbah: Proses pembakaran batu bara pada fasilitas pembangkitan listrik tenaga uap PLTU atau dari kegiatan lain yang menggunakan teknologi selain stoker boiler dan/atau tungku industri

N107 Bottom ash

Sumber limbah: Proses pembakaran batu bara pada fasilitas PLTU atau dari kegiatan lain yang menggunakan teknologi selain stoker boiler dan/atau tungku industri

(hel/haf)