Osama Tidak Suka Dicium
Selasa, 28 Feb 2006 14:14 WIB
Jakarta - Seorang warga Australia yang pernah menerima pelatihan al Qaeda mengungkapkan, Osama bin Laden tidak suka dicium. Tapi kalau dipeluk, pemimpin jaringan al Qaeda itu tidak keberatan.Demikian disampaikan Jack Thomas alias Jihad Jack dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di stasiun televisi ABC dan dilansir harian Sydney Morning Herald, Selasa (28/2/2006)."Anda tahu, dia tidak keberatan dipeluk. Tapi kalau dicium, dia tidak suka," ujar Thomas, pria berusia 32 tahun yang dilatih di kamp al Qaeda di Afghanistan, beberapa bulan sebelum peristiwa serangan teroris 11 September 2001 di AS.Thomas terbukti bersalah atas pemalsuan paspor. Bekas supir taksi di kota Melbourne, Australia itu juga dinyatakan telah menerima uang dari al Qaeda.Menurut pria Australia yang memiliki 3 anak itu, Osama yang merupakan buronan nomor satu AS adalah pribadi yang "sangat sopan, rendah hati dan pemalu".Warga Australia itu saat ini masih menunggu putusan vonis pengadilan. Dia terancam hukuman maksimum 25 tahun penjara, setelah sebelumnya juri pengadilan memutuskan Thomas bersalah karena telah menerima uang dari al Qaeda.Thomas mengakui dirinya pergi ke Afghanistan untuk bergabung bersama Taliban dan kemudian mengikuti pelatihan di kamp al qaeda. Namun kemudian dia memutuskan kembali ke Australia setelah meningkatnya ketegangan menyusul peristiwa 11 September.Diakui Thomas, biaya perjalanan pulang ke Australia dibayar oleh al Qaeda. Namun dia membantah punya niat mendirikan sel al Qaeda di Australia.Sidang lanjutan Thomas akan digelar pada Maret mendatang.
(ita/)











































