Demo di Plaza 89 Panas Lagi, 1 Polisi Terluka
Selasa, 28 Feb 2006 13:11 WIB
Jakarta - Suasana di depan Gedung Plaza 89 langsung panas begitu pendemo PT Freeport Indonesia tiba. Tidak sampai lima menit, aksi dorong-dorongan antara pendemo dengan aparat langsung terjadi.Pendemo dari Front Persatuan Perjuangan Rakyat Papua Barat (Ferpera-PB) yang tiba pukul 12.20 WIB, Selasa (28/2/2006), ujuk-ujuk merangsek ke arah aparat.Massa yang jumlahnya 200-an orang itu mendesak dipertemukan dengan pimpinan Freeport yang berkantor di lantai 5 gedung yang terletak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, itu.Sikap pendemo langsung diantisipasi ratusan aparat yang sejak Selasa pagi sudah berjaga-jaga di gedung tersebut. Penjagaan aparat dilakukan secara berlapis-lapis. Di barisan paling depan, dijaga oleh aparat Polres dan Polda. Sedangkan di belakang barisan pertama berdiri tegap personel Brimob.Meski mengerahkan seluruh tenaga, jumlah pendemo terlihat tidak seimbang, sehingga mereka akhirnya berhasil dihalau menjauh dari pintu masuk utara gedung itu.Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gufron yang berdiri di atas mobil sound polisi meminta pendemo bersikap lebih santun dan tidak anarkis. "Jangan anarkis, harap tenang!" teriaknya.Dalam aksinya, Ferpera-PB membawa spanduk putih besar bertuliskan tuntutan mereka agar pemerintah menutup tambang Freeport di Tembagapura. Mereka juga melengkapinya dengan puluhan poster.Dari pemantauan, tidak ada aktivitas yang berlangsung di gedung itu. Karyawan yang berkantor di gedung tersebut sebagian besar diliburkan manajemen perusahaannya.Pada pukul 13.00 WIB aksi saling dorong kembali pecah. Suasana sungguh seru. Pendemo berhasil menembus police line yang melindungi barisan polisi. Bahkan satu polisi mengalami luka akibat bentrokan itu.Hingga saat ini suasana masih membara. Teriakan pendemo membahana. Mereka mengacung-acungkan peralatan demonstrasinya. Ruas jalur lambat HR Rasuna Said ke arah Menteng ditutup dari depan Kedubes Malaysia. Sedangkan jalur cepat, macet.
(umi/)











































