Pesan Hikmah dan Makna Isra Mi'raj 2021 dari Wakil Menteri Agama

Rosmha Widiyani - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 13:42 WIB
ilustrasi berdoa
Foto: Getty Images/AleksandarGeorgiev/Pesan Hikmah dan Makna Isra Mi'raj 2021 dari Wakil Menteri Agama
Jakarta -

Isra Mi'raj 2021 yang sedang dirayakan para muslim hari ini, Kamis (11/3/2021), memberi banyak pelajaran. Hikmah dan makna Isra Mi'raj 2021 disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi.

"Saya ingin menyampaikan pesan berikut, di tengah COVID-19 marilah kita semuanya lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, melakukan muhasabah dengan banyak zikir, mohon ampun (istighfar) pada Allah SWT dan berdoa semoga musibah yang melanda Indonesia dan dunia segera berlalu," tulis Zainut dalam pesan pendek yang diterima detikcom.

Menurut Zainut, hikmah memperingati Isra Mi'raj 2021 adalah anjuran mengimplementasikan nilai-nilai ibadah sholat dalam kehidupan sehari-hari. Ibadah sholat menempati posisi yang sangat utama dalam ajaran Islam.

Dalam hadits, sholat diibaratkan sebagai tiang agama yang dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sholat juga dapat mendidik seorang muslim menjadi pribadi yang bersih, jujur, sabar dan disiplin. Nilai-nilai dalam sholat bisa menjadi inspirasi menghadapi pandemi COVID-19.

"Marilah kita jadikan nilai-nilai ajaran sholat sebagai bekal untuk menanggulangi wabah virus Corona. Sholat melatih diri kita untuk sabar dan disiplin dalam melakukan gerakan kampanye dan edukasi upaya pencegahan yang dapat menghambat penularan COVID-19 di masyarakat," tulis Zainut.

Upaya pencegahan infeksi COVID-19 meliputi pembiasaan hidup sehat melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), disiplin menerapkan protokol kesehatan, serta menjaga jarak (social distancing). Upaya lainnya adalah memakai masker dan sering mencuci tangan dengan sabun serta air yang mengalir.

Melalui peringatan Isra Mi'raj 2021, Wamenag mengajak seluruh masyarakat menumbuhkan sikap empati dan solidaritas nasional. Kepekaan terhadap musibah (sense of crisis) juga harus tumbuh dengan saling membantu, menolong, dan bekerja sama.

"Kita harus saling membantu mengatasi musibah dengan penuh tanggung jawab, bukan saling menyalahkan dan menghujat. Musibah ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Indonesia," tulis Zainut.

Melalu peringatan Isra Mi'raj 2021, Wamenag juga mengajak para pemuka agama mendukung kebijakan pemerintah menghadapi pandemi COVID-19. Hikmah Isra Mi'raj 2021 diharapkan dapat memberikan pesan agama kepada masyarakat dengan narasi yang positif dan edukatif.

(row/erd)