TNI Tidak Akan Tarik Pasukan dari Freeport

TNI Tidak Akan Tarik Pasukan dari Freeport

- detikNews
Selasa, 28 Feb 2006 10:36 WIB
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) tidak akan menarik pasukan di wilayah sekitar PT Freeport Indonesia di Papua. Alasannya, penugasan TNI di sana merupakan kebijakan pemerintah dan sesuai Undang-undang Nomor 34/2004 tentang TNI."Biar saja mereka minta (mahasiswa Papua-red), tetapi kebijakan pemerintah kita tetap mengamankan Freeport. Maka penarikannya pun harus sesuai kebijakan pemerintah," jelas Pangdam XVII Trikora Mayjen TNI George Toisutta kepada wartawan usai menghadiri Rapim TNI AD di Mabes TNI AD, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta (28/2/2006).Ketika ditanya berapa jumlah pasukan TNI yang berada di sana, George enggan menjelaskan. "Tidak tahu. Itu rahasia dapur. Yang jelas itu pengamanan biasa karena pasukan saya ada di sana," katanya.Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Djoko Santoso mengatakan, pengamanan objek vital nasional seperti Freeport saat ini menghadapi masalah karena ada pemblokiran oleh para penebang liar. "Pihak TNI melakukan pengamanan di objek vital itu, lalu berkoordinasi dengan Polri dan sesuai arahan Menko Polhukam," katanya.Hal ini disebabkan luasnya wilayah dan kondisi alam yang tantanganya cukup tinggi, Oleh karena itu, Freeport belum bisa mengamankan sendiri. "Keterlibatan TNI dalam pengamanan objek vital nasional sesuai UU No 34/2004 tentang TNI , khususnya pasal 7 butir 2 bahwa operasi militer non perang adalah mengamankan objek vital strategis," papar Djoko. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads