Sudigate, SBY Diminta Buka Mulut
Selasa, 28 Feb 2006 10:34 WIB
Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI dari FKB Imam Anshori Saleh meminta Presiden SBY menjelaskan gegeran surat Sudi Silalahi kepada Menlu. Ini penting untuk menghindari kesan SBY tidak bertanggung jawab atas kasus yang terkait dengan dirinya."Presiden jangan diam saja soal kasus ini. SBY harus menjelaskan duduk soalnya, karena menyangkut nama baiknya,"ujar Imam pada detikcom, Selasa (28/2/2006) SBY diminta membuktikan janjinya akan meberantas korupsi dari rumah sendiri. Jika janji ini tidak dilaksanakan dan hanya dijadikan jualan politik saja dikhawatirkan rakyat tidak akan percaya lagi pada komitmen pemberantasan korupsi."Jangan biarkan kasus sudi ini jadi misteri karena akan menggerogoti kewibawaan pemerintah ini," tambah Imam.Imam menilai ada sikap yang berbeda dari SBY yang selalu responsif jika ada kasus korupsi. Dalam kasus Sudi, SBY terkesan menghindar."Sekarang sepertinya SBY tidak tau menahu, ini aneh. Apalagi ini menyangkut dirinya. Kenapa kok diam aja, ada apa ini?" komentar Imam.Imam meminta Sudi bersikap gentle mengakui kesalahannya. Pernyataan Sudi yang menyalahkan stafnya hanya akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia."Pak Sudi ksatrialah. Jangan mencari kambing hitam, kasihan yang jadi kambing hitam,"kata Imam.
(yid/)











































