Cegah Karhutla, BNPB Kirim Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Riau

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 16:52 WIB
Cegah Karhutla, BNPB Kirim Pesawat untuk Modifikasi Cuaca di Riau (Foto: Raja Adil/detikcom)
Untuk mencegah karhutla, BNPB mengirim pesawat untuk melakukan modifikasi cuaca di Riau. (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru - Pesawat yang digunakan untuk melakukan teknologi modifikasi cuaca (TMC) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Pekanbaru, Riau. Pesawat itu diturunkan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.

Pantauan detikcom, pesawat tiba di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, pukul 15.00 WIB, Selasa (9/3/2021). Rencananya, pesawat Casa C212 seri 200 itu langsung terbang untuk menebar garam di langit Riau, Rabu besok.

"Target datangnya TMC untuk mencegah karhutla di wilayah Riau. Rencana besok kami sudah mulai siap beroperasi," tegas pilot Casa, Kapten Pnb Yohanes, saat ditemui di Lanud Roesmin Nurjadin.

Terkait wilayah yang akan ditebar garam, pihaknya masih menunggu potensi awan. Namun, diharapkan seluruh daerah dapat ter-cover lewat hujan buatan.

"Untuk daerah nanti disesuaikan potensi awan di wilayah Riau agar mendapatkan hasil maksimal dan semua daerah bisa ter-cover," katanya.

Yohanes menyebut sekali terbang pesawat dapat mengangkut 800 kilogram garam. Garam ditebarkan di langit yang memiliki potensi curah hujan untuk mencegah karhutla.

"Pesawat sekali terbang bisa mengangkut 800 kg garam. Belum tahu sampai kapan rencana di sini, yang jelas besok kita sudah mulai (tebar garam)," katanya.

Selain pesawat TMC, Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Andi, mengerahkan puluhan personel membantu pemadaman karhutla di Riau. Termasuk menyiapkan 10 ton garam untuk TMC.

"Personel yang terlibat dari Lanud Roesmin Nurjadin ada 60 personel. Termasuk 10 ton garam disiapkan untuk TMC, poskonya ada di Lanud," kata Andi.

Diketahui, kebakaran hutan dan lahan di Riau hingga Maret ini tercatat sudah lebih dari 500 hektare. Lahan terbakar tersebar di 10 daerah di Riau dan terjadi sejak awal Januari lalu.

Lihat juga Video: Jokowi Ancam Copot Pejabat Jika Karhutla Tak Tertangani

[Gambas:Video 20detik]




(ras/mae)