Syarat Wajib Sholat dan Perbedaannya dengan Syarat Sah Sholat

Tim Hikmah detikcom - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 13:05 WIB
Sejumlah warga menunaikan shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (8/1/2021). Usai diresmikan Kamis (7/1) oleh Presiden Joko Widodo.
Foto: Rifkianto Nugroho/Syarat Wajib Sholat dan Perbedaannya dengan Syarat Sah Sholat
Jakarta -

Syarat wajib sholat adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh seiap muslim sebelum mulai melaksanakan sholat. Apabila di antara syarat-syarat wajib itu ada yang tidak terpenuhi maka sholatnya belum wajib dilaksanakan.

Dikutip dari buku Panduan Sholat Untuk Perempuan karya Nurul Jazimah, berikut syarat wajib sholat:

1. Beragama Islam

Persyaratan pertama ini adalah untuk membedakan seorang muslim dan non muslim. Setiap muslim diwajibkan melaksanakan perintah sholat. Sedangkan bagi perempuan non muslim tidak diwajibkan sholat.

2. Balig

Seorang muslim yang telah mencapai pubertas atau mulai menginjak usia dewasa sudah wajib sholat.

Rasulullah SAW bersabda, "Orang-orang yang tidak dibebankan tanggung jawab hukum ada tiga golongan yaitu orang yang tidur hingga bangun, anak kecil hingga bermimpi (baligh) dan orang gila hingga sembuh." (HR Ahmad).

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa seorang muslim yang dibebankan kewajiban sholat adalah mereka yang telah mencapai usia balig.

Saat kewajiban sholat tiba waktunya, mereka tengah dalam keadaan terjaga, bukan dalam keadaan tertidur.

Anak-anak yang belum mencapai usia balig diwajibkan melaksanakan sholat dan tidak dibebani tanggung jawab tersebut.

Namun apabila mereka ingin sholat maka tidak ada larangan bagi mereka bahkan dianjurkan.

Orangtua diwajibkan memberikan pendidikan dan teladan mengenai sholat sebelum anak mencapai usia baligh. Hal ini sebagai bentuk pembelejaran dan upaya pemberian tanggung jawab.

"Ajarilah anak-anakmu sholat ketika usianya tujuh tahun." (HR Ahmad, Abu Dawud, dan Al Hakim).

Usia baligh ditandai dengan adanya mimpi basah bagi anak laki-laki. Sedangkan bagi anak perempuan usia baligh ditandai dengan dimulainya masa menstruasi atau haid.

Usia baligh pada anak perempuan umumnya adalah pada usia 9-15 tahun.

3. Berakal

Setiap muslim yang telah mencapai usia baligh pastilah sudah berakal. Berakal artinya mampu membedakan perbuatan yang baik dan buruk, perbuatan yang pantas dan tidak pantas.

Karena itu, orang gila tidak diwajibkan menjalankan ibadah sholat karena orang gila dianggap tidak berakal.

Sedangkan syarat sah sholat adalah syarat-syarat dipenuhi sebelum memulai sholat. Persyaratan ini penting karena menentukan apakah sholat yang dilakukan sah atau tidak.

Berikut syarat sah sholat dikutip dari Buku Praktis Panduan Sholat Wajib-Sunnah oleh Abu Sakhi

1. Thaharah artinya bersuci. Bersuci yang dimaksud yakni bersuci dari hadats dan najis.

2. Suci Badan, Pakaian, dan Tempat Sholat

Adapun dalil tentang suci badan adalah Sabda Rasulullah SAW terhadap perempuan yang keluar darah:

"Basuhlah darah yang ada pada badanmu kemudian laksanakan sholat." (HR Bukhari dan Muslim).

3.Mengetahui bahwa waktu sholat sudah tiba.

Setiap muslim wajib mengetahui secara pastu mengewani waktu sholat. Sholat yang dikerjakan sebelum masuk waktunya maka sholatnya wajib diulangi.

4. Menutup Aurat

Aurat adalah bagin tubuh yang wabih ditutup atas perintah Allah SWT dan Rasul-Nya. Tidak sah sholat seseorang apabila saat sholat auratnya tidak tertutup.

Batas aurat laki-laki yakni antara pusar dan lutut. Sedangkan perempuan adalah seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangan.


5. Menghadap Kiblat

Kiblat adalah arah Baitullah atau Kakbah yang berada di Mekkah.

Sahabat hikmah setelah mengetahui syarat wajib sholat dan syarat sah sholat, sempurnakan sholatmu ya.

(nwy/nwy)