Perjalanan Rasulullah & Malaikat yang Menemani Isra Miraj

Puti Yasmin - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 10:02 WIB
Penampakan bulan di langit terlihat pada sore hari, Minggu (27/12) di wilayah Depok, Jawa Barat setelah diguyur hujan selama kurang lebih satu jam
Foto: DEDYISTANTO/Ilustrasi Perjalanan Rasulullah & Malaikat yang Menemani Isra Miraj
Jakarta -

Rasulullah SAW mendapatkan perintah sholat dalam perjalanan penting yang dikenal dengan nama Isra Miraj. Dalam peristiwa itu, Rasulullah bersama malaikat yang menemani Isra Miraj.

Kisah perjalanan Isra Miraj tertulis dalam Quran surat Al Isra. Pada ayat ke-1, Allah SWT berfirman, Rasulullah melaksanakan perjalan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dalam waktu semalam.

Arab: سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

Latin: sub-ḥānallażī asrā bi'abdihī lailam minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣallażī bāraknā ḥaulahụ linuriyahụ min āyātinā, innahụ huwas-samī'ul-baṣīr

Artinya: Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.

Lantas, siapa malaikat yang menemani Isra Miraj Rasulullah SAW?

Dikutip dari buku 'Isra Miraj' karya Ibnu Hajar Al-Asqalani & Jalaluddin As-Suyuti, perjalanan Isra Miraj tertulis dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Anas ibn Malik RA, bahwa Rasulullah bercerita

"Dibawakan kepadaku Buraq - sejenis hewan berwarna putih, tubuhnya lebih besar daripada keledai dan lebih kecil daripada bagal - yang langkah kakinya sejauh matanya memandang. Aku pun mengendarainya sampai tiba di Baitul Maqdis. Buraq ini kutambatkan dengan tali yang digunakan oleh para nabi (untuk menambatkan hewan tunggakan mereka).

Kemudian, aku masuk Masjidil Aqsha dan kudirikan sholat dua rakaat di sana. Setelah aku keluar, Malaikat Jibril A.S membawakan ke hadapanku segelas arak dan segelas susu. Aku lantas memilih susu, Jibril pun berkata, 'Engaku telah memilih fitrah.'

Selanjutnya, kami dinaikkan ke langit terdekat (pertama). Jibril lalu meminta agar pintunya dibukakan. Dia pun ditanya oleh penjaga pintunya, 'Siapa kamu?'

Jibril menjawab, 'Aku Jibril.'
Jibril ditanya lagi, 'Siapa yang bersamamu?'
Dia menjawab, "Muhammad.'
Penjaga pintu langit itu kembali bertanya, 'Apakah dia diutus (untuk naik menghadap Allah)?'
Jibril menjawab 'Dia memang diutus (untuk naik menghadap Allah).'

Maka, pintunya dibukakan untuk kami dan aku bertemu dengan Adam A.S. Dia pun menyambutku dan mendoakan kebaikan untukku.

Selanjutnya, kami dinaikkan ke langit kedua. Jibril A.S juga meminta agar pintu langit dibukakan. Dia pun ditanya oleh penjaga pintunya, 'Siapa kamu?'
Jibril menjawab, 'Aku Jibril.'
Jibril ditanya lagi, 'Siapa yang bersamamu?'
Dia menjawab, "Muhammad.'
Penjaga pintu langit itu kembali bertanya, 'Apakah dia diutus (untuk naik menghadap Allah)?'
Jibril menjawab 'Dia memang diutus (untuk naik menghadap Allah).'

Maka pintunya dibukakan untuk kami dan aku bertemu dengan dua orang sepupuku, yaitu Isa ibn Maryam A.S dan Yahya ibn Zakariya A.S. Keduanya menyambutku dan mendoakan kebaikan untukku.

Perjalanan Rasulullah SAW bersama Jibril, malaikat yang menemani Isra Miraj kemudian naik ke langit ketiga.

KLIK HALAMAN SELANJUTNYA UNTUK MEMBACA