Round-Up

4 Kebijakan Saat Nyepi di Bali yang Perlu Diketahui

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 04:30 WIB
Hari ini umat Hindu seantero Bali merayakan Hari Raya Nyepi, seluruh aktifitas dihentikan dan jalanan menjadi lengang. Tak terkecuali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Nyepi di Bali (Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom)
Denpasar -

Pemprov Bali membuat sejumlah kebijakan terkait perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943. Sejumlah aturan diteken demi kekhusyukan masyarakat dalam beribadah.

Salah satunya, data seluler dan Internet Protokol Television (IPTV) akan dimatikan saat Nyepi. Namun, jaringan internet dipastikan tetap hidup.

Perayaan Nyepi tahun ini dipastikan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Nyepi kali ini masih dalam suasana pandemi Corona (COVID-19).

Berikut sejumlah kebijakan saat Nyepi yang jatuh pada Minggu (14/3) mendatang:


1. Internet Tetap Hidup, IPTV dan Data Seluler Dimatikan

Hari Raya Nyepi 2020 jatuh pada hari ini, umat Hindu menggelar perenungan melalui penyepian. Begini sepinya Bali saat warganya menjalani catur brata atau penyepian.Hari Raya Nyepi 2020 jatuh pada hari ini, umat Hindu menggelar perenungan melalui penyepian. Begini sepinya Bali saat warganya menjalani catur brata atau penyepian. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Pemprov Bali menegaskan bahwa jaringan internet tetap hidup saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943. Nantinya, hanya data seluler dan IPTV yang akan dimatikan.

"Artinya, yang dimatikan adalah data seluler dan IPTV, kalau internet itu tetap hidup. Internet di rumah-rumah, apalagi di rumah sakit dan tempat/objek vital lainnya tetap hidup seperti biasa. Hanya yang di HP saja mati. SMS dan nelpon tetap bisa, bahkan komputer, laptop, dan HP kalau dikoneksikan ke Wi-Fi di rumah/kantor tetap bisa digunakan seperti biasa," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfos) Provinsi Bali Gede Pramana dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (8/3/2021) pagi.


2. Data seluler dan IPTV Dimatikan 24 Jam

Hari Raya Nyepi 2020 jatuh pada hari ini, umat Hindu menggelar perenungan melalui penyepian. Begini sepinya Bali saat warganya menjalani catur brata atau penyepian.Hari Raya Nyepi 2020 jatuh pada hari ini, umat Hindu menggelar perenungan melalui penyepian. Begini sepinya Bali saat warganya menjalani catur brata atau penyepian. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Data seluler dan IPTV akan dimatikan selama 24 jam, mulai Minggu (14/3) pukul 06.00 Wita hingga Senin (15/3) pukul 06.00 Wita. Pramana menjelaskan, Hari Raya Nyepi di Bali identik dengan pemutusan jaringan internet dan siaran televisi agar Catur Brata Penyepian bisa berlangsung hikmat dan khusyuk.

Layanan internet yang dihidupkan tidak hanya di tempat-tempat pelayanan vital, tetapi juga jaringan ke rumah-rumah di Bali.

"Untuk kepentingan ini, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra sudah menyurati Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia guna mohon dukungan pemberhentian data selular dan IPTV pada saat Nyepi Tahun Saka 1943," terangnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya >>>

Simak juga 'BNPB Larang Warga ke Luar Kota Selama Libur Isra Mikraj dan Nyepi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2