BRR Laporkan Penggunaan Dana APBN ke Wapres

BRR Laporkan Penggunaan Dana APBN ke Wapres

- detikNews
Selasa, 28 Feb 2006 06:16 WIB
Jakarta - Badan Pelaksana Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD dan Nias melaporkan penggunaan biaya APBN-P 2005 sebagai bentuk tanggung jawab. Selain itu, dilaporkan juga perkembangan kinerja BRR di NAD dan Nias. Mereka melaporkan hal ini kepada Wakil Presiden dan beberapa menteri kabinet."Kami menyampaikan kepada Wapres dan anggota kabinet mengenai peran BRR. Selain itu pengelolaan dana BRR baik dari pemerintah atau dari pendonor atau NGO," kata Kepala BRR Kuntoro Mangkusubroto dalam rilisnya kepada detikcom Selasa (28/2/2006).Kuntoro menjelaskan, dari proyek APBN-P 2005 BRR mendapat dana Rp 3,9 triliun dan telah masuk dalam tahap pengadaan sebesar Rp 3,1 triliun (79 persen). "Telah dikontrak atau diswalokakan sebesar Rp 1,97 triliun. dan telah dicairkan dari KPPN-K Rp 620 miliar (16 persen).Kuntoro juga mengaku, satuan anti korupsi BRR telah berhasil mencegah potensi KKN sebesar Rp 117 miliar atau 3,8 persen dari nilai total proyek yang bersumber dari APBN. "Mekanisme penyelamatan termasuk tender ulang, evaluasi ulang, pembatalan kontrak, hingga relokasi dana ke sektor lain," ujarnya.Dalam pemaparannya di hadapan Wapres Jusuf Kalla, BRR yang berdiri sejak beberapa tahun lalu ini, menyampaikan contoh proyek yang telah selesai dikerjakan. Proyek itu terdiri dari rumah, infrastruktur, mata pencaharian warga, kesehatan dan pendidikan. Untuk kebutuhan rumah di NAD dan Nias BRR telah memenuhi sekitar 25 persen dari kebutuhan yang seharusnya atau 30 ribu unit. Untuk infrastruktur telah terdapat 7,8 persen ruas jalan, pelabuhan 35 persen dan 30 persen untuk jembatan."Dalam pendidikan BRR telah memenuhi 16,7 persen dari kebutuhan. Dan telah menyebarkan 1,7 juta eksemplar buku," ungkap Kuntoro. (ahm/)


Berita Terkait