236 Ribu Bayi di DIY Diimunisasi Polio
Senin, 27 Feb 2006 18:20 WIB
Yogyakarta - Sebanyak 236.106 balita di Provinsi DIY mulai hari ini, Senin (27/2/2006) hingga tiga hari ke depan akan mengikuti Pekan Imunisasi Nasioanl (PIN) polio putaran IV. Jumlah balita kali ini mengalami penurunan dibanding PIN sebelumnya yang mencapai 238.094 balita. Hal itu dikemukakan oleh Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2MPL) Dinas Kesehatan, DIY, dr M Kristi Indrati kepada wartawan seusai acara pencanangan PIN di Bangsal Kepatihan, Jl Malioboro, Senin (27/2/2006).Pelaksanaan PIN IV saat ini, kata Kristi, terbagi menjadi 5.462 pos termasuk pos yang didirikan di terminal bis, bandara, pasar, maupun pos bergerak untuk menjaring anak-anak jalanan. Masing-masing pos akan dilayani oleh tiga orang petugas. "Semua kita sweeping selama tiga hari ini, agar tidak ada yang tidak terimunisasi," katanya.Menurut dia, jumlah balita yang mendapat PIN terbanyak berada di Kabupaten Sleman 72.127 balita, disusul Bantul sebanyak 62.616 balita dan Gunungkidul sebanyak 46.565 balita. selanjutnya Kulonprogo sebanyak 28.224 balita) dan Kota Yogyakarta 26.574 balita. Dia mengimbau agar semua balita di imunisasi polio untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Virus Polio Liar (VPL) di Indonesia serta meningkatkan kekebalan anak terhadap VPL."Ibu-ibu yang punya balita satu balita mendapat dua tetes. Pemberian PIN berulang bagi balita juga tidak akan menggagu kesehatan. Balita yang sedang batuk atau pilek juga tidak akan terganggu kesehatannya," katanya.Ditanya mengenai kasus lumpuh layu di DIY, Kristi menambahkan, temuan lumpuh layu, di DIY pada 2005 ditemukan 30 penderita, namun tidak satu pun yang disebabkan oleh virus polio. Sedangkan pada periode Januari hingga Februari 2006 ini ditemukan empat penderita. "Namun juga bukan karena virus polio," katanya.
(nrl/)











































