Max Sopacua Usai KLB PD di Sumut: Pengambilalihan Selesai!

Ahmad Arfah Fansuri - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 12:29 WIB
Jhoni Allen Marbun di sela-sela KLB Demokrat
Max Sopacua (Arfah/detikcom)
Deli Serdang - Perhelatan politik yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) oleh sekelompok pihak di Sumatera Utara selesai dilaksanakan. Politikus senior PD, Max Sopacua, setelah KLB mengatakan, pengambilalihan telah selesai.

"Partai Demokrat sekarang sudah selesai tahapan pengambilalihan. Dari sebuah proses yang lama menjadi proses yang baru sekarang," kata Max di lokasi KLB, Deli Serdang, Sabtu (6/3/2021).

Max mengatakan KLB ini merupakan kerja besar yang mereka lakukan. Dia mengatakan KLB Demokrat ini dilakukan untuk menyelamatkan partai.

Max mengatakan pihaknya akan segera memproses hasil dari KLB ini Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Dia mengatakan proses itu akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Dalam waktu dekat kita akan melakukan itu, dan teman-teman tim yang bekerja untuk bisa menyiapkan itu," ucap Max.

Max mengatakan Partai Demokrat di bawah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan berusaha menghadang proses yang mereka lakukan. Max mengatakan pihaknya sudah siap untuk menghadapi hadangan itu.

"Tadi pagi kami masih dibilang ini kongres abal-abal. Anda mungkin tahu berapa ratus orang dalam kongres itu, tapi disebut Andi Mallarangeng cuma 20. Tidak apa-apa, dia melihat dari kacamata kuda. Tapi sebagai pelaksana, kami yakin ini yang terbaik bagi partai," jelas Max.

Acara yang diklaim KLB ini digelar di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Sumut, sejak Jumat (5/3) siang. Kongres itu memutuskan Kepala KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum PD.

Setelah terpilih menjadi Ketua Umum, Moeldoko menyampaikan apresiasi kepada peserta KLB. Dia mengatakan KLB ini telah melahirkan Partai Demokrat yang demokratis.

"Saudara-saudara sekalian, ini adalah pidato saya pertama, pidato politik di depan umum dalam upaya menjaga dan membangun demokrasi di Indonesia. Selanjutnya, saya sungguh sangat mengapresiasi Saudara-saudara sekalian dari berbagai daerah, DPD, DPC dan organisasi sayap, para pendiri, para senior yang telah berani memperjuangkan cita-cita, yaitu sebuah Partai Demokrat yang demokratis, terbuka, dan modern!" kata Moeldoko di acara KLB, Jumat (5/3) malam.

Partai Demokrat menilai KLB yang digelar di Sumut tersebut membuktikan upaya kudeta yang sebelumnya menjadi isu benar adanya. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengungkit soal pernyataan AHY soal upaya ambil alih PD beberapa waktu lalu.

"Ya ini kan menunjukkan bahwa benar apa yang kami sampaikan di awal, ketum kami (AHY), tanggal 1 Februari bahwa para pelaku ini dengan segala daya upaya dan tipu daya mereka, memang ingin mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat ini melalui KLB. Karena ada oknum kekuasaan yang ingin menggunakan Partai Demokrat ini sebagai kendaraan politiknya," ujar Herzaky kepada wartawan, Sabtu (6/3).

"Kendaraan politiknya kita sampaikan karena, berdasarkan kesaksian para kader kami, beliau (Moeldoko) berulang kali menyangkal, tapi sejarah membuktikan bahwa hari ini terbukalah semua tipu dayanya," sambungnya.

Herzaky menyayangkan sikap Moeldoko yang merasa bangga saat terpilih sebagai Ketum Demokrat dalam agenda yang diklaim sebagai KLB Demokrat itu. Dia menganggap acara tersebut ilegal dan peserta yang hadir juga bukan merupakan pemilik suara yang sah.

"Sangat disayangkan sekali, beliau begitu bangga, begitu bahagia, begitu senangnya bisa terpilih, mengaku terpilih mendapatkan amanah di KLB yang jelas-jelas inkonstitusional dan ilegal, di mana ini tidak sesuai dengan AD/ART partai politik kami," ujarnya.

Simak video 'Moeldoko Ajak Kader Demokrat Bersatu: Ini adalah Rumah Besar Kita!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)