Pasien Suspect Flu Burung Dirawat di RSUD Solo
Senin, 27 Feb 2006 17:47 WIB
Solo - Seorang pasien yang dinyatakan suspect flu burung saat ini dirawat di RSUD dr Moewardi, Solo. Pasien asal Klaten itu diduga tertular virus mematikan tersebut dari peternakan puyuh di dekat rumahnya yang sedang terserang flu burung.Pasien berinisial D tersebut tiba di RSUD dr Moewardi, Senin (27/2/2006) siang. Dia adalah pasien rujukan, sebelumnya dirawat di RSUD dr Soeradji, Klaten. Namun karena didiagnosa kemungkinan terjangkit virus AI maka dia dikirim ke RSUD Solo yang memang dinyatakan sebagai salah satu rumah sakit rujukan untuk pasien flu burung.Setibanya di RSUD dr Moewardi, lelaki 31 tahun itu langsung ditangani sesuai standar penanganan penderita flu burung. Dia langsung dirawat di ruang isolasi anggrek yang memang dikhususkan untuk pasien penyakit tersebut. Pengawasan serta perawatan yang ketat dan intensif juga dilakukan pihak rumah sakit kepadanya."Kami nyatakan Pak D sebagai pasien suspect flu burung. Gejala klinis yang diderita seperti batuk-batuk dan suhu badannya sangat panas dan lain-lainnya memang mengarah ke penyakit tersebut. Ditambah lagi fakta dia tinggal di daerah endemi flu burung," papar Wakil Direktur RSUD dr Moewardi, Tri Lastiti kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (27/2/2006).D dan keluarganya tinggal di Polanharjo, Klaten, hanya beberapa ratus meter dari sebuah peternakan puyuh yang belum lama ini terserang wabah mematikan flu burung. Sejauh ini Klaten memang merupakan salah satu dari enam kabupaten di Jateng yang masuk dalam daftar daerah endemis flu burung.Nanik, istri D, juga menuturkan bahwa selama sebulan terakhir ternak puyuh di dekat rumahnya banyak yang mati karena terserang wabah. Dia menaksir tidak kurang dari 15 ribu ekor puyuh di peternakan daerahnya itu yang mati mendadak.
(nrl/)











































