Menhub-Kepala BNPB Kunjungi PPI Curug Tinjau Persiapan KBM Tatap Muka Taruna

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 10:25 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Kepala BNPB Doni Monardo melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug, Kecamatan Legok, Tangerang, Banten.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala BNPB Doni Monardo melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug,Tangerang, Banten, Sabtu (6/3/2021). (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Curug, Kecamatan Legok, Tangerang, Banten. Kunjungannya itu bertujuan meninjau kesiapan taruna masuk kampus (taruna on campus) untuk kegiatan belajar-mengajar (KBM) tatap muka.

Menhub Budi Karya dan Kepala BNPB Doni Monardo sebelumnya berangkat dari Bandara VIP Halim Perdanakusuma menggunakan helikopter Bell-429 pada pukul 07.30 WIB, Sabtu (6/3/2021). Lalu, tiba di Bandara Budiarto, Curug, pada pukul 08.00 WIB dan disambut oleh Kapusbang (Kepala Pusat Perkembangan) SDM Perhubungan Udara Hery Sudarmaji. Setelah itu, mereka langsung menuju ke PPI yang tidak jauh dari Bandara Budiarto.

Dalam sambutannya, Menhub Budi Karya mengatakan KBM ini akan terus mengikuti saran dari Presiden Joko Widodo untuk selalu mengutamakan protokol kesehatan (prokes). Budi Karya juga menegaskan akan selalu meninjau kesiapan perguruan tinggi yang ada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ini.

"Kita berkesempatan kegiatan hari ini, kegiatan taruna on campus. Karena seperti yang disampaikan Pak Doni tadi, Bapak Presiden berulang-ulang menyampaikan bergerak melalukan sesuatu agar kegiatan masyarakat ini berjalan dengan baik. Tapi lakukan dengan hati-hati, lakukan dengan cermat. Makanya hari ini kita buat kesiapan Kementerian Perhubungan menghadapi KBM tatap muka, jadi kuliah bersama tatap muka," kata Menhub Budi Karya pada sambutannya kepada para taruna taruni secara virtual di gedung serbaguna PPI Curug, Sabtu (6/3).

Budi Karya menyebut sekolah penerbangan tidak mungkin hanya belajar secara teori. Karena itu, Budi mengatakan akan berupaya mempersiapkan KBM tatap muka sebaik mungkin.

"Memang hampir tidak mungkin bagi sekolah aviasi dengan teori. Kompetensi keterampilan menjadi suatu keharusan, bahkan 70 persen mata pelajaran itu adalah tatap muka. Namun kita tetap berusaha melakukan dengan baik," kata Budi Karya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo menyebut KBM tatap muka ini akan menggunakan metode block system. Doni menganggap sistem ini sudah tepat dan merupakan cara yang sangat baik untuk meminimalkan penyebaran COVID-19.

"Terima kasih, Bapak Menteri, telah diberi kesempatan memberikan BNPB untuk hadir dan meninjau program pelaksanaan sekolah tatap muka di jajaran Kementerian Perhubungan. Tadi pagi, saat saya mendapatkan presentasi tentang bagaimana perencanaan program sekolah tatap muka dengan metode block system, saya anggap ini adalah sebuah cara yang sangat baik. Yang mampu menurut saya, meminimalkan risiko terpaparnya COVID," ujar Doni.

"Tetapi yang paling penting lagi adalah konsistensi. Biasanya kita kuat satu minggu, dua minggu. Masuk minggu-minggu berikutnya mulai lengah. Mulai kendur. Kata Presiden, jangan kendur, jangan lengah. Jadi kali konsep tadi bisa optimal dan konsisten, saya yakin tidak akan ada yang terpapar," tambahnya.

Selain itu, Budi Karya dan Doni meninjau lebih lanjut ke lokasi asrama para taruna. Mereka langsung mendatangi asrama tersebut dengan mengecek kualitas makanannya hingga simulasi kegiatan para taruna.

Selanjutnya, mereka meninjau kesiapan alur penerimaan taruna masuk kampus. Para taruna yang ingin memasuki kampus diharuskan melalui screening atau swab test COVID-19.

Lebih lanjut, mereka juga meninjau kegiatan taruna dalam praktik perawatan pesawat udara. Para taruna itu mempraktikkan bagaimana cara merawat pesawat udara yang juga diarahkan oleh sang instruktur.

(hel/hel)