Agung Laksono:
Sudi Belum Perlu Dinonaktifkan
Senin, 27 Feb 2006 15:42 WIB
Jakarta - Gara-gara surat katebelece, Sudi Silalahi didesak agar dinonaktifkan. Namun karena dinilai cukup kooperatif menjelaskan permasalahan, Sudi dianggap tidak perlu melepas jabatan sekretaris kabinet."Saya kira sekarang ini masih belum perlu," ujar Ketua DPR Agung Laksono usai menghadiri acara pengukuhan Gayus Lumbun sebagai guru besar Universitas Krisnadwipayana di Balai Sudirman, Jl Saharjo, Jakarta Selatan, Senin (27/2/2006).Menurut wakil ketua umum Partai Golkar ini, desakan agar Sudi dinonaktifkan dianggap sebagai hal yang berlebihan.Meski demikian dia menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus tersebut pada kebijakan Presiden SBY.Selain itu dia juga mendukung pembentukan tim investigasi untuk menyelidiki dugaan pemalsuan surat yang dilakukan staf Sekretariat Negara (Setneg)."Selama ini Sudi kan bersikap kooperatif. Mau datang ke Komisi II menjelaskan semuanya, dan juga melapor ke kepolisian," tandas Agung.Sudi disebut-sebut membuat surat katebelece untuk renovasi gedung KBRI di Seoul, Korsel. Dalam surat itu ada rekomendasi agar PT Sun Hoo Engineering yang menggarap proyek tersebut. Namun Sudi menyatakan surat itu palsu. Kasusnya kini ditangani Mabes Polri.
(bal/)











































