NasDem: Tak Ada Larangan Said Aqil Jadi Komut PT KAI

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 07:01 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj (kedua kanan) didampingi Wakil Ketua Umum Maksum Mahfudz (kanan), Ketua Abdul Manan Ghoni (kiri) dan Ketua Robikin Emhas (kedua kiri) memberikan pernyataan sikap tentang kasus perairan Natuna di gedung PBNU, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Foto: Said Aqil (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menjadi Komisaris Utama (Komut) merangkap komisaris independen PT KAI (Persero). Partai NasDem menilai tak ada larangan atas penunjukkan Said Aqil di badan usaha pelat merah tersebut.

"Tidak ada larangan yang mengatur sah-sah saja kembali kepada beliau apakah jabatan itu cocok atau tidak," kata Ketua DPP Partai NasDem, Syarief Abdullah Al Kadrie kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Wakil Ketua Komisi V ini memberi pesan kepada Said Aqil untuk menuntaskan pekerjaan KAI. Meski, selama ini menurut Syarief kinerja PT KAI telah berjalan dengan baik.

"Selama ini perkeretaapian tidak terlalu banyak masalah tinggal sekarang bagaimana transportasi kereta api lebih memperluas jangkauan," kata Syarief.

Syarief berpesan agar jalur kereta api di Sulawesi Selatan (Sulsel) segera dituntaskan. Menurutnya, ada permasalahan lahan untuk jalur kereta api di sana.

"Terutama daerah-daerah yang sekarang sudah dibangun jalur baru di antaranya Makassar (ke) Pare-pare yang masih ada masalah lahan diharapkan dapat selesai sehingga jalur tersebut bisa difungsikan," imbuhnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Daftar Lengkap Komisaris KAI, Termasuk Said Aqil':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2