Melihat Makam Berbentuk Kerbau di Mamasa Sulbar

Abdy Febriady - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 01:54 WIB
Melihat makam berbentuk kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat.
Foto:Melihat Makam Berbentuk Kerbau di Mamasa Sulbar (Abdy Febriady/detikcom).
Mamasa - Terdapat komplek makam unik di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar). Makam-makan di Desa Balla Barat, Kecamatan Balla berbentuk tedong-tedong atau kerbau.

Berjejer patung kayu berbentuk menyerupai tedong di kompleks makan tersebut. Kompleks makam ini diduga telah berusia ratusan tahun.

Disebutkan, orang yang dimakamkan di kompleks pemakaman ini adalah leluhur orang Mamasa. Menurut warga setempat, setiap liang diisi sejumlah jenazah yang kini telah menjadi tulang belulang yang bisa dilihat oleh pengunjung.

"Ini kuburan, dulu orang tua tidak dikasih turun ke tanah, dimasukkan ke sini semua (tedong-tedong)," kata penjaga kompleks pemakaman, Petrus kepada wartawan, Kamis (04/03/2021).

Melihat makam berbentuk kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat.Melihat makam berbentuk kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat. Foto: Abdy Febriady/detikcom


Kendati telah lama bertugas menjaga kompleks pemakaman yang berada di atas bukit ini, Petrus mengaku tidak mengetahui, mengapa makam di tempat ini berbentuk tedong,

"Kita tida tau kenapa bentuknya seperti kerbau, tidak ada yang tau berapa banyak mayat dalam kerbau, usianya juga tidak bisa dipastikan," ungkapnya.

Salah satu pengunjung, Frendy mengaku takjub dengan keberadaan kompleks pemakaman tedong-tedong, yang dianggap memiliki sejarah,

"Jadi menurut kami, ini adalah sebuah history sejarah yang memang jarang ditemukan di tempat lain. Ini adalah budaya yang sungguh luar biasa di Mamasa," tuturnya.

Frendy berharap, pemerintah memberikan perhatian, palagi pada beberapa bagian penyanggga bangunan kompleks pemakaman berbentuk rumah adat Mamasa ini, terlihat sejumlah retakan yang rawan ambruk,

Melihat makam berbentuk kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat.Melihat makam berbentuk kerbau di Mamasa, Sulawesi Barat. Foto: Abdy Febriady/detikcom

"Kita menyayangkan, karena nilai history yang menjadi ciri khas budaya Mamasa tidak diperhatikan, kita berharap ada perhatian dari pemerintah setempat, sehingga apa yang ada di sini bisa mendorong kemajuan pariwisata yang ada di mamasa," katanya.

Berdasarkan pantauan wartawan, ada sedikitnya 18 makam berbentuk patung tedong-tedong yang berjejer di kompleks pemakaman ini. Ada delapan patung yang terlihat masih dalam kondisi baik, sementara lainnya sudah rusak. Beberapa patung juga tampak berhias dengan sejumlah bentuk pahatan.

Untuk menjangkau kompleks pemakaman tedong-tedong ini tidaklah sulit. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, menempuh jarak sekira 10 kilometer dari Kota Mamasa, dengan waktu tempuh selama lebih kurang 30 menit.

Simak juga 'Keindahan Wisata Hutan Pinus Lenong Mamasa':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)