Ke Balai Kota, Komunitas Sebut Anies Izinkan Main Skateboard di Trotoar

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 22:57 WIB
Anies bertemu komunitas skateboard
Foto: Instagram Satriavijie / Anies bertemu komunitas skateboard
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan perwakilan Komunitas Jakarta Skateboarding di Balai Kota. Hal ini menindaklanjuti aksi viral Satpol PP menindak pemain skateboard di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Hasil pertemuan ini salah satunya Anies memperbolehkan skateboarders bermain skateboard di atas trotoar. Syaratnya yaitu tidak mengganggu aktivitas pejalan kaki.

"Ada keputusan Gubernur boleh main di trotoar Jakarta tapi tetap yang diamankan, kewajiban utamanya adalah mendahulukan pejalan kaki," kata Pengurus Komunitas Jakarta Skateboarding Satria Vijie saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).

Selain itu, Vijie menyampaikan para pemain skateboard diminta untuk terus menerapkan protokol kesehatan selama beraktivitas. Ke depannya, Anies berjanji untuk segera membenahi area skate park di Ibu Kota.

"Terus tidak ada lagi untuk kasus perampasan skateboard dari petugas. Diminta juga menjaga protokol kesehatan, menggunakan masker tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian enggak boleh melakukan cat calling karena ada aduan saat nongkrong itu ada kasus cat calling. Lalu akan merapikan skate park yang ada di Jakarta biar anak-anak skate yang bermain skateboard tidak terlalu ramai di jalan," ujarnya.

Selain itu, Vijie menganggap permasalahan antara Satpol PP dan skateboarders telah selesai. Ia mengakui tindakan skateboarders yang tak mematuhi protokol kesehatan COVID-19 salah. Namun, bukan berarti tindakan keras yang dilakukan Satpol PP dapat dibenarkan.

"Saya mewakili teman-teman sebenarnya kan ini permasalahannya udah bukan mana yang benar mana yang salah, karena kondisinya kalau dibilang skateboardersnya salah. Tapi ada kesalahan juga dari Satpol PP karena melakukan kekerasan," terangnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Satpol PP DKI Arifin mengatakan pihaknya tidak melarang warga bermain skateboard di trotoar. Yang dia larang adalah kerumunan.

"Selama tidak berkerumun, pakai masker dan tidak mengganggu ketertiban umum, boleh-boleh saja. Tapi sepanjang yang saya katakan, trotoar itu kan cukup lebar. Yang penting tidak mengganggu para pejalan kaki," kata Arifin saat dihubungi malam ini.

Arifin membandingkannya dengan aturan pesepeda melintas di atas trotoar. Para skateboarders diperkenankan melintasi trotoar asalkan tak berkerumun dan mengganggu akses bagi pejalan kaki.

"Sebenarnya kan sama saja sepeda dengan melintas di trotoar. Sepeda melintas di trotoar kalau tidak mengganggu ketertiban umum, kecuali sepedanya ramai-ramai lewat trotoar ya nggak boleh, pasti ditindak. Aturannya kalau ramai-ramai sehingga trotoar ini kan fungsi pejalan kaki," tegasnya.

"Kita tahu bahwa orang main skateboard itu kadang dia gunakan untuk jarak tempuh yang jauh, dia bisa gunakan skateboard melalui trotoar. Kan nggak mungkin lewat aspal," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2