Jokowi Akan Kembangkan PPKM Mikro ke Provinsi di Luar Jawa dan Bali

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 21:39 WIB
Jakarta -

Presiden Jokowi menilai penerapan kebijakan PPKM skala mikro di sebagian Jawa dan Bali menunjukkan hasil yang baik. Untuk itu Jokowi menyebut penerapan PPKM Mikro akan dikembangkan ke provinsi di luar Jawa-Bali.

"Alhamdulillah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, PPKM skala mikro di Pulau Jawa dan Bali telah menunjukkan hasil. Posko-posko penanganan COVID-19 di tingkat desa, tingkat kampung, tingkat kelurahan sudah semakin aktif untuk mencegah penularan," ujar Jokowi dalam siaran di YouTube Setpres, Kamis (4/3/2021).

Jokowi menuturkan PPKM skala mikro ini membuat komunikasi antara wilayah menjadi baik, serta menimbulkan sikap gotong royong antar desa dan kelurahan untuk pencegahan COVID-19. Atas dasar itu, Jokowi mengatakan PPKM mikro bakal diperluas.

"Akan dikembangkan di Provinsi di luar Jawa yang memiliki kasus aktif yang banyak," tuturnya.

"PPKM mirko ini telah memberikan hasil yang cukup baik. Penambahan kasus mingguan di 7 provinsi, DKI Jakarta, di Provinsi Banten, di Provinsi Jawa Barat, di Provinsi Jawa Tengah, di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, di Provinsi Jawa Timur, dan di Provinsi Bali, kelihatan sekali trennya terus menurun. Ini sangat baik dan kita harapkan kita terus tetap bekerja keras agar tren laju penurunan ini bisa turun, turun dan terus turun," kata Jokowi.

Jokowi juga memaparkan soal positivity rate kasus COVID-19 di Indonesia yang menunjukkan penurunan. Pada Januari 2021 lalu, positivity rate kasus COVID-19 di Indonesia menunjukkan angka 36,19%. Pada 2 Maret 2021, positivity rate COVID-19 di Indonesia berada di angka 18,60%.

"Ini kita harapkan juga semakin turun, turun, dan turun lagi," kata Jokowi.

Positivity rate atau tingkat positivitas COVID-19 dihitung dengan cara membagi angka kasus positif COVID-19 dengan jumlah orang yang diperiksa, kemudian dikali 100 persen.

(idn/imk)