IMI & BNN Akan Bangun Pusat Rehabilitasi Narkotika

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 17:14 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengungkapkan IMI akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) membuat Pusat Rehabilitasi Narkotika IMI. Prosesnya digawangi Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup IMI Pusat Darma Mangkuluhur Hutomo.

Menurut Bamsoet, IMI dengan slogan kampanye 'Indonesia Juara, Bebas Narkoba, Tertib Berlalu-lintas dan Langit Biru', peduli bahaya narkoba terhadap masa depan bangsa.

"Pendirian Pusat Rehabilitasi Narkotika IMI merupakan bentuk tanggung jawab IMI terhadap bangsa. Selaras dengan kampanye IMI sepanjang 2021-2024, yakni Indonesia Juara, Bebas Narkoba, Taat Berlalu-lintas dan Langit Biru. Bersama BNN, IMI akan berkontribusi agar anak bangsa jangan sampai terkena narkotika. Sekaligus menyiapkan tempat rehabilitasi bagi mereka yang sudah terlanjur terpapar, agar bisa lepas dari jerat narkotika," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (4/3/2021).

Saat bertemu Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose, di Jakarta, Ketua DPR RI ke-20 ini mengungkapkan berdasarkan data BNN, hingga Juni 2020 jumlah pengguna narkotika di Indonesia sudah mencapai 3,6 juta jiwa. Hampir 2,2 juta di antaranya merupakan remaja. Sementara, jumlah tahanan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Indonesia 50 persennya merupakan tahanan kasus narkotika.

"Pada tahun 2021 ini, IMI menargetkan akan ada 1.400 event kejuaraan otomotif. Baik dari level komunitas, daerah, nasional, maupun internasional. Antara lain 80 kejuaraan balap motor tingkat nasional dan 6 kejuaraan balap motor tingkat internasional. Sementara untuk balapan mobil, akan ada 56 kejuaraan tingkat nasional dan 2 tingkat internasional. Dalam setiap penyelenggaraan kejuaraan, IMI akan bekerja sama dengan BNN untuk turut memberikan edukasi kepada generasi bangsa tentang bahayanya menggunakan narkotika," ungkap Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI Bidang Hukum & Keamanan ini menjelaskan Indonesia kini sedang memasuki masa bonus demografi. Berdasarkan Sensus Penduduk 2020 yang dirilis BPS pada Januari 2021, memperlihatkan jumlah penduduk produktif maksimal berusia 39 tahun sudah mencapai 53,81 persen dari total penduduk Indonesia, atau sekitar 145,4 juta jiwa dari total 270,2 juta jiwa penduduk Indonesia.

"Tak heran jika para bandar dunia selalu berusaha menjadikan Indonesia sebagai market utama perdagangan narkotika. Sepanjang tahun 2020, BNN melaporkan berhasil mengamankan 1,12 juta ton. Berkat kerja keras BNN, Indonesia tak sampai masuk dalam jajaran surga dunia narkotika," pungkas Bamsoet.

Turut hadir secara virtual melalui video conference para pimpinan Badan Narkotika Nasional Provinsi dan Kabupaten se-Indonesia. Hadir pula pengurus IMI Pusat antara lain Sekretaris Jenderal Ahmad Sahroni, Bendahara Umum Effendi Gunawan, Wakil Ketua Umum Olahraga Sepeda Motor Sadikin Aksa, Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup Darma Mangkuluhur Hutomo, Komisi Hubungan Antar Lembaga Junaidi Elvis, Publikasi dan Medsos Dwi Nugroho, Hasby Zamri dan Komisi Sosial Dwi Aroem Hadiatie.

Lihat juga Video: Jennifer Jill Jalani Rehabilitasi di BNN Lido

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)