Jokowi Ajak Gaungkan Benci Produk Asing, Andre Rosiade: Maksudnya Baik

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 14:48 WIB
Erick Thohir dan Andre Rosiade/Dok Istimewa
Foto: Andre Rosiade (Dok Istimewa).
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan kepada masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri sekaligus membenci produk asing. Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan maksud Jokowi agar pangsa pasar Indonesia tidak salah sasaran.

"Ya maksud presiden dalam rapat kerja Kemendag itu agar kita sebagai rakyat Indonesia jauh lebih mencintai produk dalam negeri, nah semangat ini yang harus digaungkan oleh masyarakat ke depannya," kata Andre saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini menilai upaya tersebut digaungkan agar jangan sampai terjadi salah sasaran terkait pangsa besar pasar di Indonesia. Menurutnya produk dalam negeri yang harusnya mengambil bagian dari pangsa pasar di Indonesia.

"Sehingga rakyat Indonesia yang besar ini merupakan pangsa pasar yang sangat besar harapannya masyarakat Indonesia benar-benar menjadi pangsa pasar yang besar bagi produk kita, jangan sampai pangsa besar rakyat Indonesia yang begitu banyak ini menjadi salah sasaran produk dari luar negeri," ucapnya.

Lebih lanjut, dia juga berharap dengan arahan Jokowi ini ke depannya produk dalam negeri bisa menjadi produk tuan rumah di Indonesia.

"Maksud presiden baik agar kita mencintai produk dalam negeri, dan pangsa pasar Indonesia bisa menjadi produk tuan rumah dari produk dalam negeri sendiri," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi kembali meminta seluruh pemangku kepentingan untuk mengagungkan cinta produk Indonesia. Bukan hanya itu dia juga meminta agar didorong kampanye untuk benci produk asing.

"Ajakan-ajakan untuk cinta produk-produk kita sendiri, produk-produk Indonesia harus terus digaungkan. Produk-produk dalam negeri gaungkan! Gaungkan juga benci produk-produk dari luar negeri," tegasnya saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, dilansir dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

"Bukan hanya cinta, tapi benci. Cinta barang kita, benci produk dari luar negeri," tambah Jokowi.

(maa/gbr)