BNN: 75% Pecandu Narkoba Fly Pakai Ganja
Senin, 27 Feb 2006 13:55 WIB
Jakarta - Mariyuana alias ganja ternyata masih favoritnya para pemakai narkoba. Dari 3,2 juta pengguna, sekitar 75 persen atau 2,4 juta menggunakan zat adiktif ini jika ingin fly.Sedangkan 25 persen lainnya atau 800 ribu pemakai memilih ekstasi, shabu-shabu dan zat lainnya.Karena itu, sasaran Badan Narkotika Nasional (BNN) di tahun 2006 ini adalah membasmi ladang-ladang ganja yang ada di Tanah Air."Kita sudah mulai pemberantasan. Saat ini baru sekitar 50 hektar ladang ganja di Aceh yang sudah diberantas, belum di tempat lain," kata Ketua Pelaksana Harian BNN Komjen Pol Made Mangku Pastika usai membuka konferensi internasional tentang narkoba di Hotel Sari Pan Pasific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (27/2/2006).Berdasarkan informasi yang diperoleh BNN, imbuh Pastika, di Pulau Sumatera saja ada ratusan hektar ladang ganja. Antara lain di Sumatera Utara, Lampung dan Jambi.Meski BNN fokus memberantas ladang ganja, Pastika tetap mengharapkan aparat kepolisian terus memburu pengedar atau pemakai narkoba. Sebab 25 persen pemakai narkoba menggunakan ekstasi, shabu-shabu dan zat adiktif lainnya."Yang paling penting itu bukan menghitung berapa shabu yang masuk ke Indonesia, tapi berapa banyak orang yang teler karena narkotika. Itu banyak sekali," tandasnya.Pastika juga menuturkan, yang mengetahui dengan pasti jumlah narkotika atau pun zat psikotropika yang masuk ke Indonesia adalah Depkes. Karena zat tersebut secara legal digunakan untuk keperluan medis.Berkaitan dengan rehabilitasi pecandu narkotika, saat ini BNN sedang membangun pusat rehabilitasi di daerah Lido, Jawa Barat. Pusat rehabilitsi itu dibangun di atas tanah seluas 10 hektar. "Tempat itu nanti bukan cuma untuk mengobati yang kecanduan, tapi juga buat penelitian," katanya.
(umi/)











































