Model Baru Perangi Kemiskinan Perlu Dicari
Senin, 27 Feb 2006 13:24 WIB
Jakarta - Memerangi kemiskinan terus diupayakan pemerintah. Kali ini perlu dicari model baru program pengentasan kemiskinan akibat kenaikan harga BBM.Demikian disampaikan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi VIII di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (27/2/2006)."Cukuplah 2006 saja. Tahun 2007 harus ada model baru. Saya sudah melakukan pembicaraan dengan Menko Kesra dan kepala Bappenas apa model baru untuk mengentaskan kemiskinan. Pada dasarnya kami sudah klop," ujarnya.Menurut Bachtiar, subsidi langsung tunai (SLT) tahap II hingga hari ini baru Rp 1,46 triliun yang sudah diterima oleh keluarga miskin, atau 32,88 persen dari Rp 4,379 triliun yang disalurkan untuk 14.793.220 kepala keluarga.Dia mengungkapkan, untuk alokasi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) SLT tahap II mencapai Rp 16,732 triliun yang akan disalurkan pada 17.718.339 kepala keluarga.Lebih dari 20 daerah kabupaten/kota meminta pengunduran waktu penyaluran SLT hingga verifikasi jumlah keluarga miskin (gakin) selesai.Ditambahkannya, jumlah susulan gakin mencapai 12.167.295 KK. Namun setelah diverifikasi ternyata hanya 4.341.979 KK yang memenuhi ketentuan."Baru Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sudah menyelesaikan verifikasi gakin baru. Sedangkan provinsi lainnya masih dalam proses," imbuhnya.Oleh karena itu dia meminta DPR memberikan data gakin lebih terperinci, karena di berbagai tempat belum diterima data mutakhirnya. "Pengawasan dan konsolidasi yang intens ke dalam penyaluran SLT ini juga perlu ditingkatkan," cetus Bachtiar.
(san/)











































