Saksi Ngaku Diperintah Bunuh Nus Kei, Ini Respons Pengacara John Kei

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 19:52 WIB
Pengacara John Kei, Anton usai sidang di PN Jakbar, Rabu (3/3/2021).
Pengacara John Kei, Anton, seusai sidang di PN Jakbar. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Ketua tim kuasa hukum John Kei, Anton, merespons keterangan saksi yang dihadirkan jaksa, Yosef T, bahwa kliennya berencana membunuh Nus Kei. Anton memilih menunggu jaksa membuktikan kesaksian Yosef.

"Jadi kita lihatlah apakah JPU bisa tunjukkan dari John Kei ada perintah untuk membunuh. Karena ingat, dalam pidana itu pembuktian harus lebih terang dari cahaya. Jangankan kasus gede, kasus kecil saja kalau nggak ada bukti, nggak boleh orang dipenjara, karena ada hak konstitusional orang di sana," ujar Anton seusai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Rabu (3/3/2021).

Selain itu, Anton menganggap sejumlah saksi yang dihadirkan jaksa di persidangan memberikan keterangan berbelit. Karena itu, Anton menganggap keterangan saksi yang dihadirkan jaksa tidak memperkuat alat bukti.

"Kita lihat, kalau ada seribu saksi pun, kalau memang hanya satu alat bukti tidak bisa dapat dipaksakan seseorang dipidana, dan andai itu saksi ternyata saksi berbelit-belit, kita lihatlah saksi ini konsisten dalam inkonsistensi," katanya.

Sebelumnya, salah seorang saksi yang dihadirkan jaksa, Yosef T, mengaku pernah diperintahkan John Kei untuk membunuh Nus Kei. Menurut Yosef, rencana pembunuhan Nus Kei dibahas dalam rapat yang digelar sekitar Maret 2020. Hakim ketua Yulisar mendalami kesaksian Yosef.

"Apa yang dikatakan (dalam rapat) waktu itu?" tanya Yulisar dalam persidangan di PN Jakbar, Jalan Letjen S Parman, Rabu (3/3).

"Pertama-tama merencanakan terhadap pembunuhan om saya, Nus Kei," jawab Yosef.

Yulisar kemudian kembali bertanya mengenai apa yang dikatakan John Kei selanjutnya. Yosef mengatakan kala itu John Kei memintanya membunuh Nus Kei.

"'Apakah kamu siap bunuh? Berani membunuh Nus Kei?'" tutur Yosef menirukan ucapan John Kei.

"Dengan berat hati, saya katakan siap," imbuhnya.

Yulisar kemudian memastikan kembali soal perintah John Kei. "Saudara menerima perintah dari John Kei untuk membunuh Nus Kei?" tanya hakim.

"Iya," jawab Yosef.

Dalam kesempatan itu, hakim juga mengkonfirmasi kesaksian Yosef kepada John Kei. John Kei pun membantah semua keterangan Yosef.

"Semuanya saya bantah, Yang Mulia," kata John Kei.

(man/zak)