Lansia Terdaftar di Kemenkes Belum Dapat Vaksin, Pemprov DKI Buka Suara

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 03 Mar 2021 16:58 WIB
Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti
Foto: Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta buka suara soal adanya warga lanjut usia (lansia) yang telah terdaftar di situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes) namun belum divaksinasi Corona atau COVID-19. Pemprov DKI mengatakan yang terdapat di situs Kemenkes hanya sekadar pendaftaran.

"Jadi begini, yang di Kemenkes buka adalah pendaftaran, hanya pendaftaran. Kan lansia daftar, terus suntiknya di mana? Kan nggak tahu faskesnya," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Dia mengatakan Pemprov DKI kemudian mengambil data dari Kemenkes tersebut. Setelah data diperoleh, Pemprov DKI membuat pemetaan untuk menentukan fasilitas kesehatan lokasi vaksinasi para lansia.

"Kami ambillah itu data Google form-nya kemudian kami mapping-kan sesuai dengan lokasi pilihan kotanya. Kemudian kita berikan itu kepada faskes," katanya.

Selanjutnya, masing-masing faskes akan membuat penjadwalan vaksinasi kepada para lansia. Data yang telah masuk ke sistem Kemenkes itu, katanya, akan menjadi rujukan bagi pihak kelurahan atau kecamatan untuk menjadwalkan vaksinasi Corona bagi para lansia.

"Secara sistem sudah di-inject data sejumlah lansia di DKI melalui yang disediakan Kemenkes dan tim pusat. Data itu menjadi cikal bakal Lurah, Camat memobilisasi tadi, dengan urutan misal satu kecamatan ada 10 kelurahan dari kelurahan sesuai abjad," tuturnya.

Meski demikian, dia mengatakan masih ada lansia yang telah terdaftar di Kemenkes belum mendapat vaksin. Pemprov DKI, katanya, akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar para lansia itu segera bisa divaksin.

"Kami terus berkoodinasi dengan Kemenkes untuk meminta datanya. Jadi yang masih belum sabar, kami terus berupaya mendorong. Kami terus bekerjasama dengan Kemenkes membuka di BPPSDM (Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan) BPPSDM mengerahkan tenaga dari Poltekkes untuk pelayanan sehari 1.000," ucapnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menerima 60 ribu dosis vaksin COVID-19 untuk kelompok lanjut usia (lansia) pada tahap kedua ini. Vaksinasi COVID-19 untuk lansia akan dimulai sejak Jumat (19/2).

Adapun, pendataan calon penerima vaksin bagi kelompok lansia telah dilakukan sejak awal. Selanjutnya, verifikasi dan konfirmasi data bisa dilakukan melalui posyandu lansia yang ada di wilayah masing-masing.

Tonton juga Video: Heboh Antrean Vaksinasi Corona Lansia Gegara Broadcast Hoax di WA

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)